'BILA apel malam telah tiba, segera siapkan penerjunan, hatiku dag dig dug tak karuan memikirkan nasib seseorang. Bila aku penerjun pertama, segera berdiri depan pintu, pandangan tegak lurus ke depan, sikap exit jangan dilupakan. Bila payung telah mengembang, segera lihat kiri dan kanan, jangan lupa depan dan belakang, hindari tabrakan sama rekan. Bila payung tidak mengembang, segera tarik payung cadangan. Bila itu pun tidak mengembang, serahkan nyawamu pada Tuhan. Jangan ragu ataupun bimbang, payung pasti mengembang'.
Lirik mars tersebut mengiringi langkah 16 penerjun dari Persatuan Terjun Payung Angkatan Darat (PPAD) yang bergegas menuju pesawat CN 235. Pesawat itu terbang menghiasi langit Pantai Gorontalo, Labuan Bajo, Manggarai Barat, Flores, Nusa Tenggara Timur.
Dari ketinggian 8.000 kaki, satu per satu penerjun mengembangkan parasut. Penerjun terdiri atas dua tim, setiap tim delapan penerjun.
Tim pertama membawa bendera setiap satuan dan angkatan. Tim kedua membentuk formasi payung tegak lurus membentuk konfigurasi warna merah putih. Aksi kedua tim itu bak pelangi layang-layang yang mewarnai langit Labuan Bajo.
Aksi yang menjadi tontonan gratis bagi warga setempat itu merupakan bagian dari persiapan penutupan Ekspedisi NKRI 2015 koridor Bali dan Nusa Tenggara yang akan berlangsung di Labuan Bajo, hari ini.
Selain aksi terjun payung, penutupan ekspedisi yang berlangsung sejak Febuari 2015 itu juga menampilkan atraksi bela diri yongmoodo, debus, dan pencak silat merpati putih TNI.
"Untuk pelaksanaan upacara penutupan, kita sudah siapkan sejak dua pekan lalu agar bisa memberikan yang terbaik. Selain terjun payung, ada pula aksi bela diri dan debus," jelas Kepala Bagian Operasional Ekspedisi NKRI 2015, Letkol Inf Yuri Mamahi, di Labuan Bajo, kemarin.
Atraksi yongmoodo dilakukan oleh Batalion Infanteri 743 dari Korem 161 Wirasakti Kupang, Kodam IX/Udayana.
"Ada juga pertunjukan tarian daerah yang dibawakan secara kolosal oleh masyarakat Manggawari Barat," pungkas Yuri.
Menurut rencana, Wakil KSAD Letjen M Munir dan Danjen Kopassus Mayjen Doni Monardo selaku Komandan Ekspedisi NKRI 2015 akan hadir dalam acara penutupan tersebut. (P-3)