Ahok Diminta Buktikan Data Soal Sumber Waras di Pengadilan

Achmad Zulfikar Fazli/MTVN
15/4/2016 11:23
Ahok Diminta Buktikan Data Soal Sumber Waras di Pengadilan
()

WAKIL Ketua Komisi III DPR Desmond J Mahesa menilai Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama hanya menggiring opini masyarakat yang seolah-olah data Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) soal RS Sumber Waras ngaco.

Dikatakan, jika memang data yang dimilikinya benar, Ahok seharusnya berani membuktikannya melalu pengadilan.

"Kalo memang datanya benar, engga usah banyak bicara seolah mencari dukungan. Buktikan saja langsung di pengadilan," kata Desmond saat dihubungi, Jumat (15/4).

Politikus Gerindra ini pun menyayangkan sikap orang nomor satu di DKI itu. Bahkan, ia menilai sikap yang ditunjukkan Ahok soal kasus RS Sumber Waras menunjukkan bahwa dia tipe orang yang tidak bisa menerima kenyataan.

"Kalau nanya sama Ahok, semua orang salah. Nyamuk pun dia salahin," ujar dia.

Ahok sebelumnya menjalani pemeriksaan di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terkait kasus pembelian lahan RS Sumber Waras selama 12 jam.

Sebelum menjalani pemeriksaan, Ahok menilai laporan hasil pemeriksaan audit investigasi pengadaan lahan di RS Sumber Waras yang dilakukan BPK ngaco.

Berdasarkan kesimpulan sementara KPK, keterangan Ahok terkait pembelian lahan seluas 3,64 hektare itu berbeda dengan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) BPK.

BPK atas laporan keuangan DKI Jakarta pada 2014 menyatakan pembelian tanah terindikasi merugikan keuangan daerah Rp191,3 miliar. Karena harga pembelian Pemprov DKI terlalu mahal.

Dalam auditnya, BPK menilai pembelian tersebut berlebihan dan seharusnya disamakan dengan Nilai Jual Obyek Pajak (NJOP) bangunan sekitarnya.

Jika mengikuti NJOP bangunan sekitar, Pemprov DKI Jakarta bisa menghemat Rp191 miliar sehingga valuasi tanah tersebut seharusnya hanya sebesar Rp689 miliar. Bukan Rp880 miliar.(OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya