WAKIL Ketua Umum Partai Demokrat Agus Hermanto meminta semua kader partai memuluskan jalan Susilo Bambang Yudhoyono untuk kembali menjabat ketua umum.
Menurutnya, bersaing dengan Yudhoyono tidak perlu dilakukan karena sama saja buang-buang tenaga.
"Sepanjang saya keliling Indonesia, mayoritas kader yang mempunyai hak suara menginginkan Susilo Bambang Yudhoyono untuk kembali menjadi ketua umum. Ibaratnya dorong tembok (jika ingin bersaing)," ujar Wakil Ketua DPR itu di Jakarta, kemarin.
Ia menambahkan, dalam AD/ART dan Tata Tertib Partai Demokrat, syarat menjadi calon ketua umum harus terlebih dahulu mendaftar sebagai bakal calon (balon) berbekal dukungan dari pemilik suara.
"Siapa saja yang diusung pemegang hak suara dengan jumlah tertentu bisa menjadi calon ketua umum. Tetapi, mayoritas pemilik suara masih menginginkan Yudhoyono. Kalau dari bakal calon ke calon hanya berbekal nol suara, harusnya berpikir ulang (untuk maju)," imbuh dia.
Sejauh ini, Wakil Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Marzuki Alie dan kader Partai Demokrat Gede Pasek Suardika ramai disebut akan bertarung melawan Yudhoyono dalam bursa Ketua Umum Partai Demokrat 2015-2020.
Namun, beredar kabar Marzuki dan Pasek belum mendapat undangan untuk hadir di Kongres Partai Demokrat yang akan digelar di Surabaya, Jawa Timur, 11-13 Mei mendatang.
"Pak Marzuki Alie pasti dapat undangan. Dia sampai saat ini masih keluarga besar Demokrat. Bahkan beliau wakil ketua majelis tinggi. Kalau Pasek, kita teliti dahulu apa masih keluarga partai atau sudah keluar," imbuhnya.
Di sisi lain, pengamat politik LIPI Siti Zuhro mengatakan peluang Marzuki Alie dan Pasek Suardika untuk menang di kongres kecil.
Meski begitu, sambungnya, keduanya bisa menghambat peluang Yudhoyono untuk terpilih secara aklamasi.
Ia menduga itulah sebabnya Marzuki dan Pasek belum mendapat undangan menghadiri kongres.
"Kedua orang ini dianggap sebagai penghalang utama bagi upaya aklamasi yang akan mendorong SBY sebagai calon tunggal di kongres Demokrat," jelasnya.
Saat ditemui secara terpisah, Ketua Harian Partai Demokrat Syarief Hasan menyampaikan saat ini yang terdaftar maju sebagai ketua umum baru Yudhoyono.
Sementara itu, Pasek mengatakan dirinya tetap akan menghadiri kongres sekalipun tidak mendapat undangan.