Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
LAKSAMANA Yudo Margono resmi menyandang jabatan baru sebagai Kepala Staf TNI Angkatan Laut (Kasal) usai upaar serah terima jabatan dengan Laksamana Siw Sukma Adji yang dipimpin Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto di Mabesal, Rabu (20/5).
Laksamana Yudo Margono, adalah Perwira Tinggi TNI Angkatan Laut kelahiran Madiun, 26 November 1965 yang merupakan lulusan Akademi Angkatan Laut (AAL) Angkatan ke-33 tahun 1988. Berbagai jabatan strategis pernah diembannya di antaranya Komandan KRI Ahmad Yani-351 pada 2006, Komandan Lanal Sorong tahun 2008, Komandan Satuan Kapal Cepat Koarmatim tahun 2010, Komandan Satuan Kapal Eskorta Koarmatim pada 2011, Komandan Kolat Koarmabar tahun 2012, dan Paban II Sopsal 2014.
Pada 2015 Laksamana Yudo Margono menjabat sebagai Komandan Lantamal I Belawan, di 2016 sebagai Kepala Staf Koarmabar, kemudian setahun kemudian menjabat sebagai Panglima Komando Lintas Laut Militer (Pangkolinlamil).
Saat masih menjabat sebagai Panglima Kolinlamil Laksamana Yudo Margono dipercaya menjabat Panglima Komando Armada I (Pangkoarmada I) 2018, dan terakhir sebelum menjabat sebagai orang nomor satu di TNI AL, menjabat sebagai Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I (Pangkogabwilhan I) sejak 2019 lalu.
Baca juga : Singapura Sampaikan Ucapan Selamat Idulfitri kepada Indonesia
Berbagai pendidikan militer telah ditempuhnya selain di AAL, di antaranya Sus Paja (1988), Sus Korbantem (1989), Sus Perencanaan Operasi Amphibi (1990), Sus Pariksa Angkatan-18 (1992), Dikspespa Kom Angkatan-9 (1993), Diklapa-II/Koum Angkatan-11 (1997), Seskoal Angkatan-40 (2003), Sus Keankuman TNI AL (2007), Sesko TNI Angkatan-38 (2011), dan Lemhannas RI (PPSA) Angkatan-52 (2014). Pendidikan umum yang pernah ditempuh yaitu SD (1977), SMP (1981), SMA (1984), S1 Ekonomi Manajemen (2014) dan S2 Manajemen (2015).
Atas jasa-jasanya kepada bangsa dan negara, berbagai tanda jasa bintang dan satya lencana diperoleh antara lain: Bintang Yudha Dharma Pratama, Bintang Yudha Dharma Nararya, Bintang Jalasena Pratama, Bintang Jalasena Nararya, Satya Lencana VIII, Satya Lencana Kesetiaan XVI, Satya Lencana Kesetiaan XXIV, Satya Lencana Dwidya Sistha, Satya Lencana Kebaktian Sosial, Satya Lencana Wira Dharma (perbatasan), Satya Lencana Wira Nusa, Satya Lencana Dharma Nusa dan Satya Lencana Dharma Samudera.
Dalam melaksanakan tugasnya sehari-hari, Laksamana Yudo Margono didampingi oleh istri tercinta Veronica Yulis Prihayati serta tiga orang putra yakni Novendi Wira Yoga, Ditya Wira Adibrata dan Noval Wira Abiyuda.
Sebelumnya di hari yang sama, juga telah dilaksanakan Pelantikan dan Penyumpahan oleh Presiden RI Joko Widodo di Istana Negara Jakarta kepada Laksamana TNI Yudo Margono sebagai pejabat baru Kepala Staf Angkatan Laut (Kasal) menggantikan Laksamana TNI Siwi Sukma Adji yang memasuki masa purna tugas.
Hadir dalam acara tersebut Kepala Staf Umum (Kasum) TNI Letjen TNI Joni Supriyanto, Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad) Jenderal TNI Andika Perkasa, Wakil Kepala Staf Angkatan Laut (Wakasal) Laksdya TNI Mintoro Yulianto, Wakil Kepala Staf Angkatan Udara (Wakasau) Marsekal TNI Fahru Zaini Isnanto, Irjen TNI Letjen TNI M. Herindra, Aspers Panglima TNI Marsekal Muda TNI Diyah Yudanardi, dan para Pejabat Utama Mabesal. (OL-7)
Menurut Agung, dengan latar belakangnya di Lemhannas, Rudy dipandang memiliki perspektif komprehensif dalam menghadapi tantangan pertahanan modern.
Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut menggelar Latihan Operasi Laut Gabungan (Latopsgabla) Tahun 2026 sebagai upaya meningkatkan kesiapsiagaan pertahanan maritim
Pengamat menilai persaingan tidak bersifat head-to-head, melainkan bergantung pada sejumlah faktor strategis, termasuk regenerasi, kebutuhan organisasi, dan masa dinas.
Warga Kepulauan Anambas geger temukan puing diduga pesawat Tiongkok. TNI AL dan Polda Kepri turun tangan selidiki kebenaran video viral nelayan tersebut.
TNI AL melalui Pusat Teritorial Angkatan Laut atau Pusteral menggandeng FKS Group dalam upaya memperkuat kemandirian masyarakat pesisir melalui pelatihan olahan hasil laut dan kedelai.
Tunggul menjelaskan kapal selam tanpa awak itu awalnya ditemukan oleh nelayan yang sedang berlayar di wilayah Selat Utara Gili Trawangan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved