Demokrat Butuh Pemimpin Blusukan

Nov/P-4
26/4/2015 00:00
Demokrat Butuh Pemimpin Blusukan
(ANTARA/Asep Fathulrahman)
ANGGOTA Dewan Pembina Partai Demokrat Ahmad Mubarok menegaskan bahwa partainya butuh sosok pemimpin yang bisa turun langsung ke daerah membangun mesin politik partai.

Bahkan, menurut Mubarok, tantangan partai akan semakin sulit di masa depan jika Demokrat tak mampu meregenerasi kadernya.

Kongres yang akan digelar pertengah-an Mei nanti akan menjadi pertaruhan langkah Demokrat untuk bertransformasi menjadi partai modern.

"Tantangan di masa depan, ketua umum harus punya banyak waktu untuk konsolidasi, membangun mesin partai. Blusukan ke daerah. Kalau yang saya lihat Pak SBY kan sibuk, sering ke luar negeri," ungkap Mubarok di Jakarta, kemarin.

Namun, hal berbeda disampaikan anggota Dewan Pembina Partai Demokrat lainnya, Pramono Edhie Wibowo.

Ia meyakini adanya aklamasi dalam pemilihan ketua umum sepenuhnya merupakan kehendak dari kader.

"Apabila kader mengingikan itu, ya kita terima," ujar Pramono, kemarin.

Perihal pernyataan sejumlah kader Partai Demokrat yang menganggap SBY sebaiknya tidak maju menjadi ketua umum, tapi menjadi dewan pembina Partai Demokrat, ia tidak menanggapi lebih jauh.

Ia hanya mengatakan seluruh pendapat kader Partai Demokrat harus dihargai.

Ia menjelaskan calon ketua umum nanti diusulkan oleh kader.

Pemilik suara dalam kongres berasal dari 34 dewan pimpinan daerah (DPD) dan sekitar 500 dewan pimpinan cabang (DPC) serta beberapa pimpinan sayap organisasi bikinan Partai Demokrat.

"Memilih ketua umum itu harus bisa membesarkan Demokrat, bukan sekadar menang dari pemilihan ketua. Kalau hanya memilih ketua partai gampang dilihat dari jumlah suara, namun bisa tidak membesarkan Demokrat?" pungkasnya.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya