Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGISIAN Jabatan Kepala Badan Reserse dan Kriminal tidak luput dari pengamatan koalisi masyarakat sipil. Wakil Koordinator Kommisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (Kontras) Ferry Kusuma mengatakan perlunya institusi kepolisian menjalankan agenda reformasi.
Ia menilai sosok Kabareskrim baru diharapkan mampu bersinergi dengan semua pihak.
"Polri itu kan punya agenda reformasi di dalam tubuh polri dan juga secara eksternal. Jadi kabareskrim itu harus orang yang tepat dan komunikasi yang baik dengan multi stakeholder di pemerintahan maupun di kalangan masyarakat. Termasuk dengan tokoh-tokoh agama," kata Ferry dimintai keterangannya, Kamis (7/11).
Menurutnya, selain mampu bersinergi, Fery juga memberikan beberapa poin penting dalam rangka suksesor kabareskrim pascaditinggal Idham Azis menjadi Kapolri.
"Saya memandang soal senioritas itu juga merupakan poin penting diperhatikan. Untuk bisa memimpin di Kabareskrim jangan lupa juga harus punya pengalaman di bidang reserse," sebutnya.
Baca juga : Kabareskrim Diimbau Sosok yang Dekat Umat Islam
Dia berharap agar Kabareskrim baru bisa menghilangkan stigma negatif terhadap institusi Kepolisian terutama soal polarisasi masyarakat pascapemilu
"antangan hari ini, polri punya persoalan dengan sebagian kelompok Islam, ada stigma kriminalisasi ulama, Karena ada polarisasi dalam pilkada dan pilpres, isu agama menonjol. Saya berharap Kabareskrim yang baru mampu menghapus stigma ini," terangnya
Fery mengaku memiliki beberapa catatan penting terkait kinerja Polri polri pascapemilu
"Kan pernah bentuk satgas saat penanganan gelombang demontrasi pascapilpres, satgas itu kan berhasil meminimalisir intoleransi jadi memang saya lihat polri harus melihat lebih jauh, memilih orang yang lebih tepat," lanjutnya
Fery berharap institusi Kepolisian kedepan lebih profesional dan meminimalisir unsur-unsur kekerasan dalam menangani pelbagai perkara
"Tantangan ke depan kepolisian Penegakan hukum yang lebih baik. Tindakan yang berujung pada kekerasan yang kemarin pada gelombang demonstrasi semoga ke depan tidak ada lagi dan ini pekerjaan rumah bagi Kabareskrim yang baru," pungkasnya. (OL-7)
Bareskrim Polri merinci jenis narkotika yang diedarkan Andre Fernando alias The Doctor, mulai dari sabu hingga etomidate dengan nilai transaksi miliaran rupiah.
Bareskrim Polri mengungkap pelarian Andre Fernando alias The Doctor yang sempat membuang iPhone di jalan tol Malaysia sebelum ditangkap di Penang.
Bareskrim Polri mengamankan 10 barang bukti mewah, termasuk iPhone 17 Pro Max dan Rolex, saat menangkap bandar narkoba Andre Fernando alias The Doctor.
Bareskrim Polri mengungkap peran Andre Fernando alias The Doctor sebagai perantara dua bos besar narkoba asal Malaysia dan Aceh untuk pasar Indonesia.
Bareskrim Polri menangkap Direktur dan Manajer White Rabbit terkait dugaan peredaran narkoba sejak 2024. Polisi kini memburu aliran dana dan TPPU.
PT Mirae Asset Sekuritas Indonesia memberikan klarifikasi terkait pemberitaan mengenai kunjungan OJK dan Bareskrim ke kantor perusahaan di kawasan SCBD, Jakarta Selatan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved