Mei, Tunjangan Prajurit Naik 60%

MI
17/4/2015 00:00
Mei, Tunjangan Prajurit Naik 60%
(ANTARA/M AGUNG RAJASA)
PRESIDEN Joko Widodo menaikkan tunjangan remunerasi bagi prajurit TNI sebagai respons atas rencana strategis TNI dalam hal peningkatan kesejahteraan prajurit. Realisasinya dilakukan mulai bulan depan.

"Jadi, kenaikan tunjangan kinerja menjadi kurang lebih 56% sampai 60% akan diterima saudara-saudara pada awal bulan depan," ungkap Jokowi saat berpidato seusai diangkat sebagai warga kehormatan pasukan khusus TNI di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta, kemarin.

Menurutnya, peningkatan kesejahteraan tentara bukanlah hal mustahil meski perekonomian belum stabil akibat faktor eksternal. Agar ekonom tumbuh, stabilitas keamanan dan politik dalam negeri menjadi kunci. "Saya yakin, stabilitas keamanan dan politik tumbuh, ekonomi kita akan tumbuh. Tentu saja anggaran TNI bisa berlipat, baik alutsista dan kesejahteraan prajurit bisa kita tingkatkan.

Jokowi diangkat sebagai warga kehormatan pasukan khusus TNI dengan penyematan baret dan seragam. Kedatangan Presiden disambut Panglima TNI Jenderal Moeldoko, KSAD Jenderal Gatot Nurmantyo, KSAL Laksamana Ade Supandi, dan KSAU Marsekal Agus Supriatna. Sebanyak 6.450 personel TNI ikut dalam apel kebesaran itu.

Pembaretan diawali dengan penerjunan 30 anggota Kopassus TNI-AD, Korps Marinir TNI-AL, dan Paskhas TNI-AU. Perwakilan penerjun lantas menyerahkan baret dan jaket kepada komandan masing-masing yang diteruskan kepada Kepala Staf dan Panglima TNI untuk selanjutnya disematkan ke Presiden.

Moeldoko juga mengangkat Jokowi sebagai warga kehormatan dengan pemberian baret hitam dan jaket Mabes TNI. ''Mestinya saya kelihatan lebih gagah,'' seloroh Presiden seusai mengenakan seragam dan baret TNI.

Moeldoko menegaskan kesetiaan TNI untuk mengawal pemerintahan Jokowi hingga selesai. Sayangnya, prosesi pengangkatan Jokowi sebagai warga kehormatan TNI diwarnai insiden terbakarnya pesawat F-16 di Lanud Halim Perdanakusuma.

Anggota pasukan gabungan antiteror TNI dari kesatuan Denjaka TNI-AL, Sertu Ilyas Hasan, juga mengalami kecelakaan, terjatuh dari ketinggian sekitar 10 meter saat gelar simulasi kontraterorisme di Gedung Soedirman Mabes TNI dan cedera serius. (Kim/X-9)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya