Abraham Samad Minta KPK Berani Selesaikan Masalah Internal

Rahmatul Fajri
03/5/2019 15:48
Abraham Samad Minta KPK Berani Selesaikan Masalah Internal
Mantan Ketua KPK Abraham Samad (tengah) memberikan dukungan kepada KPK(MI/Rommy Pujianto)

MANTAN Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad meminta pimpinan KPK untuk berani menyelesaikan sejumlah masalah yang terjadi di internal.

"Kita ingin memberikan support ya, sekaligus meminta pimpinan KPK supaya tidak takut dan tidak loyo untuk menyelesaikan masalah-masalah yang sedang terjadi di KPK," kata Abraham ketika ditemui di Gedung KPK, Jumat (3/5).

Abraham mengatakan saat ini KPK tengah didera masalah yang cukup banyak, terlebih di internal. Hal ini harus diselesaikan agar KPK mampu menjaga marwahnya sebagai lembaga independen, dapat dipercaya dan diandalkan.

Selain itu, dengan diselesaikannya masalah yang selama ini mendera KPK, maka dapat berdampak baik bagi keberlangsungan pemberantasan korupsi.

"Permasalahan yang terjadi di internal KPK itu harus segera diselesaikan, tidak boleh dibiarkan berlarut. Saya khawatir agenda pemberantasan korupsi akan terganggu," imbuhnya.

Baca juga: KPK Banding Atas Vonis Adik Zulkifli Hasan

Maka dari itu, ia bersama Koalisi Masyarakat Sipil Antikorupsi bertemu dengan pimpinan KPK untuk berdiskusi dan memberikan dukungan agar mampu menyelesaikan persoalan yang ada.

"Banyak sekali, termasuk petisi, termasuk juga berlarutnya kasus Novel Baswedan yang sampai hari ini belum ada titik terangnya. Harus ada solusi konkret tidak boleh mengawang-ngawang dan harus ada kesimpulan, yaitu menjaga marwah kpk. Jadi semua persoalan-persoalan itu tidak boleh dibiarkan begitu harus diselesaikan," terangnya.

Abraham mengatakan pimpinan KPK perlu menyelesaikan persoalan secepat mungkin, agar publik masih tetap percaya kepada KPK. Menurutnya, kepercayaan publik adalah sesuatu yang harus dijaga oleh KPK.

"Kekuatan KPK itu sebenernya terletak pada kepercayaannya, trust dari masyarakat. Oleh karena itu, pimpinan KPK seharusnya menjaga marwah agar tetap bisa percaya dan masyarakat memberikan support yang kuat," pungkasnya.(OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya