PARTAI Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) mengingatkan Presiden Joko Widodo untuk mengo ordinasikan pemerintahan yang dipimpinnya agar bekerja sama dengan partai banteng moncong putih secara sinergis dalam membahas rencana strategis pembangunan nasional. Hal itu dikemukakan Wasekjen PDIP Ahmad Basarah kepada Media Indonesia di sela persiapan Kongres IV PDIP di Hotel Inna Grand Bali Beach, Sanur, kemarin.
Menurut Basarah, sebagai partai pemerintah, PDIP akan menjalankan fungsi politiknya ikut merencanakan dan membahas semua persoalan strategis pembangunan nasional. "Berbeda jika PDIP itu sekadar partainya pemerintah. Kami hanya menjadi lembaga (partai) stempel yang mengamini atau mendu kung kebijakan pemerintah meskipun keliru. Oleh karena itu, kami bersikap kritis jika ada proses pembangunan tidak sesuai dengan ideologi partai dan tujuan bangsa," kata Basarah.
Ia menambahkan, keputusan PDIP menjadi partai pemerintah sudah ditetapkan dalam Rakernas IV PDIP di Semarang, September 2014, setelah selama satu dekade berada di luar pemerintahan. "Posisi politik itu mengandung konsekuensi perubahan sikap mental, orientasi, dan perilaku semua kader. Pokoknya PDIP memerlukan perubahan mindset," tegasnya. Pelaksana Tugas Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengakui se bagai partai pemerintah pihaknya memiliki komitmen untuk menga wal kebijakan politik Presi den Joko Widodo.
"Khususnya dalam upaya mem bumikan Trisakti, yakni membuat Indonesia berdaulat, berdikari, dan berkepribadian. Jadi, PDIP mengedepankan posisi politiknya yang baru sebagai partai pemerintah," ungkap Hasto. Mengenai sikap PDIP apakah mendukung atau tetap mengkritisi kebijakan Presiden Jokowi, menurut Hasto, pihaknya akan mengingatkan jika ada pihak yang mau menggeser Nawa Cita. "Materi yang dibahas dalam kongres ialah memperbaiki tiga wajah partai untuk menjaga rakyat. Wajah pertama hadir dalam struktural partai.
Wajah kedua ketika partai ada di tengah rakyat, ada program pemerintah. Wajah ketiga dalam mengelola kekuasaan pemerintahan partai harus memperjuangkan kepentingan rakyat." Jokowi datang Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri tiba di Bali pukul 15.00 Wita kemarin. Kepala Humas Kongres PDIP IV Gede Joni Suhartawan menjelaskan Megawati langsung meninjau Hotel Inna Grand Bali Beach Sanur, tempat berlangsungnya kongres. "Besok (hari ini) Megawati membuka Kongres IV PDIP." Sejak kemarin seluruh peserta kongres sudah berdatangan di Bali. Peserta yang memiliki hak suara langsung melaporkan diri untuk mendapat tanda kepesertaan dan memperoleh materi kongres. Presiden Joko Widodo dipastikan menghadiri Kongres IV PDIP yang digelar pada 8-12 April ter sebut. Kepastian tersebut disam paikan Kapolda Bali Irjen Ronny F Sompie saat memimpin gelar Pasukan Pengamanan Presiden menggantikan Pangdam IX/Udayana Mayjen Torry DjoharBanguntoro di Lapangan Puputan Renon, Denpasar.