TKN: Pembangunan Infrastruktur untuk Kesejahteraan Masyarakat

Micom
22/3/2019 09:15
TKN: Pembangunan Infrastruktur untuk Kesejahteraan Masyarakat
(ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A)

Pemerintah melalui Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) telah menganggarkan Rp9,2 triliun untuk membangun infrastruktur kerakyatan.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono menjelaskan, yang dimaksud infrastruktur kerakyatan yaitu infrastruktur yang berhubungan langsung dengan kesejahteraan masyarakat.

Secara rinci anggaran tersebut bakal digunakan untuk pembangunan 155 unit jembatan gantung sebesar Rp790 miliar, Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3TGAI) di 9 ribu desa sejumlah Rp2,02 triliun, dan Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) bagi 206.500 unit hunian senilai Rp4,29 triliun.

Jubir Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi Maruf, Muhammad Misbakhun mengatakan bahwa hal itu menunjukan bahwa Presiden Jokowi tidak hanya membangun infrastruktur besar seperti tol, pelabuhan dan bandara tapi juga infrastruktur untuk rakyat kecil.

"Tidak banvak orang tahu jika pembangunan infrastruktur tersebut tidak hanya berupa jalan tol, atau bandar udara saja. Presiden Jokowi juga melakukan berbagai macam infrastruktur kerakyatan yang dapat berdampak langsung pada masyarakat," kata Misbakhun.

Baca juga: Pengembangan Infrastruktur Berbasis Kewilayahan

Oleh karena itu, kerja nyata yang dimiliki Jokowi, lanjutnya, memang benar adanya. Jokowi tidak menghiraukan kritik kubu oposisi terkait pembangunan infrastruktur pada masa pemerintahannya, namun langsung membuktikan bahwa pembangunan tersebut semata-mata dilakukan untuk kepentingan dan kesejahteraan masyarakat banyak bukan untuk sebagian golongan saja.

"Pengalokasian dana pembangunan infrastruktur kerakyatan Jokowi ini sendiri sangat strategis dengan berbagai program yang menyangkut kehidupan masyarakat, semisal mengenai permasalahan sanitasi," tandas politis Golkar itu.

Sehingga pendapat yang mengatakan bahwa infrastruktur yang dibangun Jokowi tidak berdampak bagi masyarakat kecil bisa terpatahkan dengan fakta yang dipaparkan Basuki. (RO/OL-7)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Budi Ernanto
Berita Lainnya