Wasekjend MUI: Kami Rindu Pak Amien yang Dulu

MICOM
13/3/2019 15:13
Wasekjend MUI: Kami Rindu Pak Amien yang Dulu
(Istimewa)

PERNYATAAN pendiri Partai Amanat Nasional (PAN), Amien Rais yang menyebut Presiden Jokowi, dengan panggilan ‘Mas Kowi’, sebagai sumber nestapa mendapat kecaman banyak pihak.

Wakil Sekjend Majelis Ulama Indonesia (MUI), Misbahul, menyatakan sangat menyayangkan pernyataan tokoh Muhammadiyah yang terkesan merendahkan tersebut.

Baca juga: Diserang Hacker Berbagai Negara, KPU: Aman, Masih Terkendali

“Kita sebenarnya berharap keteladanan pada beliau. Sebagai mantan Ketua Umum salah satu ormas Islam terbesar Indonesia, ia mestinya bisa memberi contoh kepada generasi muda Islam untuk bisa berbuat lebih baik dan bijak,” ujarnya, Rabu (13/3).

Wakil Direktur Penggalangan dan Jaringan Tim Kampanye Nasional (TKN) ini menyatakan bahwa berbeda pilihan itu biasa. Yang tidak biasa dan tidak pantas adalah melakukan provokasi.

“Jangan hanya karena perbedaan pilihan menghalalkan segala cara. Termasuk merendahkan dan menyebarkan kebencian yang tidak berkesudahan. Apalagi sampai menggiring untuk berbuat tidak adil,” jelas Misbahul.

Baca juga: Presiden: Tindak Tegas Jaringan Teroris yang Tersisa

Lebih lanjut, Ketua Umum Relawan Millenial Jokowi-Ma’ruf (REMAJA) ini mengingatkan bahwa agama mengajarkan kita untuk selalu berlaku adil, termasuk pada orang yang dibenci. Aktivis 98 ini juga berharap Amien Rais sebagai tokoh Reformasi bisa bersikap seperti dulu.

“Kami rindu pada Pak Amien yang dulu. Yang meski berseberangan dengan Pemerintah, tapi tetap jujur secara intelektual dan menjunjung tinggi nilai moral," pungkasnya. (RO/OL-6)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Astri Novaria
Berita Lainnya