Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
CALON Wakil Presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin dititipkan pesan oleh kelompok Millenial Anti Hoaks yang datang ke rumahnya, Jalan Situbondo, Menteng, Jakarta, Jumat (8/3). Ma’ruf diminta menjaga Pancasila dan menjaga agar organisasi Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) tidak hidup lagi. Ma'ruf berpendapat HTI di Indonesia bukan ditolak, tetapi tertolak.
"Kenapa HTI itu ditolak? Saya bilang bukan ditolak, tetapi tertolak. Berbeda itu. Kalau ditolak, bisa masuk cuma ditolak. Kalau tertolak itu memang tidak bisa masuk karena dia membawa sistem yang tidak sesuai dengan kesepakatan," ujar Ma'ruf di Jalan Situbondo, Jumat (8/3).
Baca juga:Jokowi Ungkap Alasannya Ikut Berdesakan di KRL
Ma'ruf mengatakan, negara Indonesia dibangun berdasarkan kesepakatan, yaitu Pancasila yang menjadi pemersatu keragaman bangsa Indonesia.
Sementara HTI, kata Ma’ruf, membawa konsep negara khilafah secara otomatis "tertolak" dari kesepakatan yang ada. "Dia bawa khilafah. Khilafah itu menyalahi kesepakatan. Maka, otomatis tertolak," kata Ma’ruf.
Ma’ruf menjelaskan, HTI merupakan organisasi besar. Oleh karena itu, negara harus menempuh pendekatan konstitusional untuk menghentikan pergerakannya. Hal itu, kata Ma’ruf, sebagai upaya untuk menjaga keutuhan negara.
Ma'ruf Amin menegaskan keinginannya menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), jika terpilih menjadi wakil presiden pada Pilpres 2019.
"Kenapa saya mau jadi calon wakil presiden ini, karena saya ingin menjaga keutuhan NKRI," ujar Ma'ruf. (OL-6)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved