Aktivis Lingkungan Apresiasi Pemerintah Turunkan Deforestasi

Insi Nantika Jelita
13/2/2019 22:10
Aktivis Lingkungan Apresiasi Pemerintah Turunkan Deforestasi
(FOTO ANTARA/Dhoni Setiawan)

AKTIVIS lingkungan Emmy Hafild berpendapat bahwa pada masa pemerintahan Jokowi berhasil menekan angka deforestasi yang turun dalam lima tahun terakhir. Menurutnya, angka deforestasi menurut Emmy, juga karena adanya usaha untuk meredam kebakaran hutan.

"Di zaman Pak Jokowi, angka deforestasi turun dan banyak kebijakan soal hutan yang dialihkan menjadi kebun kelapa sawit. Puluhan tahun negara ini bermasalah dengan asap gara-gara kebakaran hutan. Saya apresiasi sekali bahwa saat ini 40 juta lebih orang yang tinggal Sumatera dan Kalimantan terbebas dari asap," ungkap Emmy saat dihubungi Media Indonesia, Jakarta, Rabu (13/2).

Lebih lanjut, politikus NasDem itu mengatakan bahwa pemerintah berhasil menanggulangi kebakaran hutan.

"Indonesia tidak lagi dikenal sebagai negara yang pengekspor asap ke negara tetangga. Jokowi juga tegas dalam penegakan hukum," ucap Emmy.


Baca juga: Infrastruktur akan Jadi Jualan Presiden Jokowi pada Debat Kedua


"Melalui Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan berhasil mengamankan biaya lingkungan Rp18,3 triliun yang harus dibayar perusahaan karena kerusakan lingkungan yang ditimbulkan. Pak Jokowi juga berhasil mengombinasikan antara rehabilitasi lingkungan, terutama hutan," tambah Emmy.

Sebelumnya, Direktur World Resources Institute (WRI) Indonesia, Nirarta Samadhi, mengatakan, angka deforestasi turun signifikan dibandingkan era pemerintah sebelumnya. Selain deforestasi pemerintah juga membuat program perhutanan sosial yang memberikan keberpihakan kepada masyarakat

Pemerintah saat ini dinilai memiliki capaian terbaik dalam mengelola lingkungan dan hutan. Hal ini terlihat dari upaya pemerintah dalam menekan angka deforestasi yang turun selama lima tahun terakhir. (OL-1)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya