Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SEORANG tenaga honorer yang merupakan petugas kebersihan di salah satu sekolah menengah pertama (SMP) negeri di Galesong, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan dikeroyok empat siswa sekolah itu.
Faisal Dg Paulle, 38, dikeroyok NA, MI, dan AD, dan AK yang masih berusia 12, bahkan sempat dibantu orang tuanya M Rasul, 48.
Akibatnya, pelipis sebelah kanan Faisal robek dan dijahit. Mengalami penganiayaan itu, ia tidak tinggal diam. Dia melapirkan kejadian itu ke Polsek Galesong.
Tapi kemudian, laporan pun dicabutnya, Selasa (12/2). Dan kasus tersebut berakhir damai di Polsek Galesong, Takalar. Hanya saja tidak diketahui alasan Faisal mencabut laporan tersebut dan memilih damai dengan pelaku.
Menurut Kapolsek Galesong AKP Ikhsanuddin, atas laporan Faisal lima orang pelaku pengeroyokan, yang seorang diantaranya dewasa, sempat diamankan di mapolsek.
"Tapi kemarin mereka damai. Perjanjian damai ditanda tangani keempatnya. Di Mapolsek, disaksikan kepala sekolah H Hamzah Dg Lallo," jelas Ikhsanuddin.
Faisal enggan menyebutkan alasannya berdamai. Tapi menurutnya, anak-anak yang memukulinya itu memang nakal. "Guru-guru lain juga sering mereka lawan," akunya.
Sementara itu, kepala sekolah Hamzah enggan menjelaskan alasan, jika Faisal memilih damai. "Untuk siswa itu, kami akan merapatkan dengan dewan internal sekolah dan orang tua siswa lainnya," jelasnya.
Yang pasti kata Hamzah anak itu memang harus sekolah. "Tapu semua tergantung keputusan rapat sekolah nanti," pungkasnya. (OL-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved