Gabung PDIP, Ma'ruf Amin: BTP Berhak Kembali Berpolitik

Whisnu Mardiansyah
09/2/2019 14:05
Gabung PDIP, Ma'ruf Amin: BTP Berhak Kembali Berpolitik
( MI/RAMDANI)

CALON wakil presiden nomor urut 01 Ma'ruf Amin menghargai sikap politik mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok yang resmi bergabung dengan PDI Perjuangan. Dia menilai tidak ada larangan bagi BTP untuk kembali berpolitik.

"Hak warga negara pilih partai mana yang diikuti," kata Ma'ruf di Jalan Situbondo, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (9/2).

Baca juga: Golkar Menang, Jokowi juga Harus Menang di Papua Barat

Menurut dia, kembalinya BTP ke kancah politik nasional pascabebas dari penjara bukan hal yang mengagetkan. Pasalnya, status sebagai mantan narapidana tidak menghilangkan hak politik BTP kembali berpartai. "Biasa aja. Warga negara berhak (masuk ke dunia politik)," ucap Ma'ruf.  

Ahok secara sah bergabung dengan partai besutan Presiden ke-5 Megawati Soekarnoputri. Bupati Belitung Timur ke-1 itu sudah mengantongi kartu tanda anggota (KTA) PDI Perjuangan.

"Ahok sudah punya KTA. Jadi secara administratif sudah tak ada soal," kata Ketua DPP PDI Perjuangan Hendrawan Supratikno saat dihubungi, Jumat, 8 Februari 2019.

Baca juga: Polres Kepahiang Bengkulu Siapkan Pengamanan Jelang Pemilu

Staf pribadi Ahok sekaligus calon legislator (caleg) PDI Perjuangan Ima Mahdiah membenarkan kabar bergabungnya Ahok. Ima menegaskan Ahok sudah mengantongi kartu anggota sejak Januari 2019.  "Dari 26 Januari sudah punya (KTA)," kata Ima.

Menurut Ima, Ahok juga sudah menemui Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati. Dia meminta izin langsung ke Mega untuk bergabung. "Masuk keinginan sendiri," kata Ima.

Ahok juga membenarkan kabar tersebut. Menurut dia, PDI Perjuangan sesuai dengan garis ideologi perjuangannya. (Medcom.id/OL-6)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Astri Novaria
Berita Lainnya