Din Himbau Ulama Tidak Ikut Memicu Konflik di Tahun Politik

Nurjiyanto
30/1/2019 20:10
Din Himbau Ulama Tidak Ikut Memicu Konflik di Tahun Politik
(ANTARA)

DEWAN Pertimbangan (Wantim) Majelis Ulama Indonesia (MUI) mendorong agar masyarakat, elit, serta ulama tidak mengeluarkan pernyataan-pernyataan yang mengundang konflik khusunya di tahun politik ini. Pasalnya, hal tersebut dapat memicu perpecahan di kalangan masyarakat dan berpotensi menganggu kesatuan bangsa.

Ketua Wantim MUI Din Syamsudin menuturkan rekomendasi tersebut merupakan salah satu poin yang menjadi kesepakatan sikap dari pihak Wantim MUI didalam menyikapi gelaran Pemilu 2019.

"Para ulama untuk tidak mengumbar pernyataan-pernyataan yang mengundang konflik dan pertentangan irasiojal dan menyebabkan maslah kedepan," ungkapnya saat di temui di Kantor MUI, Jakarta, Rabu (30/1).

Ia menuturkan selain itu, ada rekomendasi lain yang didorong oleh pihaknya sebagai sikap Wantim MUI.

Poin-poin tersebut adalag Wantim MUI merasa prihatin dengan adanya kecenderungan fenomena dan gejala perecahan saat ini yang diharapkan tidak menjadi pertentangan.

Lalu, pihaknya menyerukan para pimpinan dan tokoh untuk melakukan kedamaian dan persatuan karena Pilpres hanyalah alat untuk membuat bangsa ini beradab.

"Diharapkan adabya perbedaan pilihan di umat Islam tidak boleh menyebabkan perecahan Ukhuswah Islamiyah. Karena hal itu tidak boleh terganggu karena Pilpres yang hanya 5 tahun sekali," ungkapnya.

Lanjutnya, pihaknya menenpatkan posisi sebagai rumah besar bersama umat dalam arti MUI jadi melayani umat dari kelompok manapun sekaligus menjadi mitra pemerintah

Umat juga dipersilakan mempunyai literasi politiknya yang dapat dijadikan pegangan dalam menyikapi sikap dalam gelaran Pemilu. Kemudian, pihaknya juga mendorong agar pemangku penyelengara pemilu berlaku adil dan jujur kepada semua pihak.

"Sebagai wasit dan penyelenggara tidak boleh sebagai pemain. Lalu lembaga hukum pun harus bersifat adil dan netral," ungkapnya. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya