Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
HARI ini ialah hari yang ditunggu-tunggu Basuki Tjahaja Purnama, keluarga, dan pendukungnya. Setelah mendekam di Rutan Mako Brimob Kelapa Dua, Depok, sejak divonis bersalah dalam kasus penodaan agama pada 9 Mei 2017, mantan Gubernur DKI itu bisa menghirup udara bebas mulai hari ini.
Basuki yang kini minta disapa dengan BTP divonis 2 tahun penjara dan mendapat tiga kali remisi dengan total pengurangan hukuman 3 bulan 15 hari.
Salah satu anggota tim pengacara BTP, Josefina A Sukur, mengatakan yang menjemput ke Rutan Mako Brimob hanya keluarga.
Ia tidak memerinci siapa saja anggota keluarga yang ikut. Namun, ia menegaskan kliennya tak ingin ada penyambutan meriah.
BTP ingin menghindari keramaian dan tidak ingin kebebasannya malah menyusahkan pihak lain. "Beliau tidak mau ada keramaian dan kemacetan," ujar Josefina ketika dihubungi, tadi malam.
Pengacara BTP lainnya, Teguh Samudera, menyebutkan BTP berencana menekuni bisnis perminyakan dan menjadi pembawa acara talkshow setelah bebas dari tahanan. Rencana bisnis minyak itu sudah direncanakan sejak lama.
"Setelah bebas nanti, Pak Ahok mungkin akan menekuni bisnis perdagangan minyak seperti yang waktu itu pernah didiskusikan," kata Teguh.
Presiden Joko Widodo mengaku belum ada rencana untuk bertemu dengan BTP setelah bebas. Jokowi menyerahkan sepenuhnya kepada BTP jika ingin terjun ke politik kembali.
"Ya terserah Pak Ahok lah, terserah Pak Ahok," ungkap Jokowi seusai menghadiri perayaan ulang tahun Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarno-putri di Jakarta, kemarin.
Mantan Gubernur DKI Djarot Saiful Hidayat mengatakan BTP masih belum berkeinginan masuk politik lagi setelah bebas karena ada hal yang ingin dikerjakan, seperti mengurusi bisnis.
"Banyak sekali agenda kerjanya Ahok (dalam bisnis). Enggak ingin apa-apa beliau (pascabebas)," tandas Djarot.
Gubernur DKI Anies Baswedan mengucapkan selamat dan akan menerima BTP seperti warga DKI lainnya. "Ya, kami akan melayani seperti halnya warga Jakarta lainnya. Jika ingin mengurus apa pun, kami siap," terangnya.
Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo mengatakan pihaknya telah meng-antisipasi gangguan keamanan dan mitigasi kerawanan jelang pembebasan BTP.
"Kita meng-antisipasi serta memitigasi segala potensi kerawanan serta gangguan yang tidak menutup kemungkinan dapat terjadi. Kita antisipasi dengan baik," kata Dedi di Jakarta, kemarin. (Put/Ins/Fer/SsrX-10)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved