Didatangi Ma'ruf Amin, Dikenang Dukungan Nanang Iskandar Ma'soem Ke Jokowi Sampai Meninggal

Micom
20/1/2019 19:29
Didatangi Ma'ruf Amin, Dikenang Dukungan Nanang Iskandar Ma'soem Ke Jokowi Sampai Meninggal
(Ist)

CALON wakil presiden nomor urut 01, Ma'ruf Amin, Minggu (20/1) sore menghadiri pelantikan pengurus 27 Kabupaten/Kota Arus Baru Indonesia (ARBI) Jawa Barat, di Rancaekek, Bandung, Jawa Barat

Dalam kesempatan itu, putri almarhum Nanang Iskandar Ma'soem, Yena Iskandar, menceritakan sikap ayahandanya mendukung Joko Widodo di Pilpres 2014.

Almarhum Nanang merupakan Pimpinan perusahaan Al-Masoem grup, yang meninggal usai memberikan dukungannya kepada Jokowi.

Almarhum ambruk kepangkuan mantan Wali Kota Solo yang hadir di Ponpes Al Ma'soem di Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Juli 2014 silam.

"Kita ketahui, Bapak Haji Nanang Iskandar Ma'soem wafat pada 2 Juli 2014 pada saat kampanye terakhir di tempat kami, di yayasan pendidikan Al Ma'soem, dipangkuannya Bapak Jokowi," ucap Yena di pelataran Musa'adatul Ummah Al-Ma'soem Dangdeur, Rancaekek, Bandung, Minggu (20/1).

Dalam kesempatan itu pula, Yena merasa bahagia dan bangga, karena Ma'ruf Amin, yang kini menjadi pendamping Jokowi, hadir, untuk memberikan doa kepada almarhum kakeknya dan ayahanda. Dimana keluarga besarnya juga memberikan dukungan penuh ke Jokowi.

"Saya mewakili keluarga besar Bapak Haji Ma'soem dan Bapak Nanang Iskandar Ma'soem, merasa bangga dan merasa bahagia, hari ini dihadiri Bapak K.H. Ma'ruf Amin, diberi kesempatan hadir kesini, dan diberikan kesempatan bisa mendoakan ayahanda tercinta, dan kakek kami Haji Ma'soem. Terima kasih Bapak K.H. Ma'ruf mau mendoakan," tukasnya.

Baca juga : Di Bandung Barat, Ma'ruf Amin Sebut Dirinya Punya Darah Sunda

Assalamualaikum warahmatullahi wabarokatu. Salam dua jari," itulah kalimat terakhir yang diucapkan Almarhum Nanang Iskandar, usai memberikan dukungannya ke Jokowi pada Pilpres 2014.

Diketahui, salam dua jari merupakan simbol nomor urut Jokowi kala itu. Melihat Almarhum terjatuh, Jokowi pun sontak kaget.

Dia langsung bangkit dari duduknya dan mendatangi podium, untuk meminta para hadirin mendoakan Nanang Iskandar, agar cepat dipulihkan.

Namun, meskipun telah dilarikan ke RS Islam Bandung, nyawanya tak tertolong lagi.

Ribuan orang mengantarkan mendiang ke tempat peristirahatan terakhir di kawasan Rancaekek Kabupaten Bandung, 3 Juli 2014. Jokowi bersama Jusuf Kalla, meski sibuk kampanye, menyempatkan untuk melayat almarhum Nanang.

Almarhum Nanang meninggal pada usia 66 tahun. Dirut PT Al-Ma'soem itu meninggalkan istri dan lima orang anak.

Al-Masoem grup sendiri merupakan perusahaan yang cukup besar di antaranya bergerak di bidang SPBU, Air Mineral, pendidikan, hingga pesantren.

Semasa hidup, Almarhum Nanang dikenal aktif karena masuk dalam beberapa kepengurusan seperti Kadin Jabar, Dewan Penasihat Pramuka bahkan Dewan Pakar ICMI. (RO/OL-8)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ghani Nurcahyadi
Berita Lainnya