Trump dan Kim Gelar Pertemuan Kedua Akhir Bulan Depan

Antara
19/1/2019 22:50
Trump dan Kim Gelar Pertemuan Kedua Akhir Bulan Depan
(AFP)

PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump akan mengadakan pertemuan puncak kedua dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un akhir Februari tetapi masih memberlakukan sanksi-sanksi atas Pyongyang, kata Gedung Putih pada Jumat.

Gedung Putih juga mengatakan Trump telah bertemu dengan Kim Yong Chol, perunding tinggi nuklir Pyongyang.

Pengumuman tersebut terjadi di tengah-tengah kesibukan diplomatik di Washington yang melingkupi kunjungan Kim Yong Chol, mantan kepala intelijen bergaris keras, dan menandai isyarat gerakan dalam usaha penghapusan program nuklir (denuklirisasi) yang mogok sejak pertemuan antara Trump dan pemimpin Korea Utara itu di Singapura pada 12 Juni.

"Presiden Donald J. Trump beretemu dengan Kim Yong Chol selama sejam setengah untuk membahas denuklirisasi dan pertemuan puncak kedua, yang akan berlangsung akhir Februari," kata Sarah Sanders, juru bicara Gedung Putih.

Dia mengatakan lokasi untuk pertemuan tersebut akan diumumkan kemudian.

Pertemuan puncak itu diumumkan walaupun tak ada indikasi untuk mempersempit perbedaan di antara kedua negara itu. AS menuntut Korea Utara meninggalkan program senjata nuklir yang mengancam AS dan Pyongyang menuntut pencabutan sanksi-sanksi yang berlaku.

Sanders mengatakan pembicaraan Trump dengan utusan Korea Utara itu produktif tapi menambahkan bahwa AS "akan terus mempertahankan tekanan dan sanksi atas Korea Utara."

Kantor kepresidenan Korea Selatan mengatakan pihaknya mengharapkan pertemuan puncak nanti akan jadi "titik balik untuk meletakkan fondasi kuat bagi perdamaian yang lestari di semenanjung Korea."

Korea Selatan akan bekerja dengan AS dan negara-negara lain untuk "mencapai hasil konkrit dan praktis menuju penghapusan program nuklir dan rezim perdamaian yang lestari melalui pertemuan puncak Korea Utara-AS...," demikian Kim Eui-kyeom, juru bicara kepresidenan dalam pernyataan pada Sabtu.

Korea Selatan juga akan memperluas dialog antar-Korea untuk membantu pertemuan antara Trump dan Kim berhasil, katanya. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya