Kemendagri Terus Dorong Pemanfaatan Data Kependudukan

Nurjiyanto
15/1/2019 22:11
Kemendagri Terus Dorong Pemanfaatan Data Kependudukan
(MI/Adam Dwi)

KEMENTERIAN Dalam Negeri terus menggandeng lembaga negara maupun swasta dalam pemanfaatan data kependudukan untuk meminimalisir potensi pemalsuan.

Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tjahjo Kumolo mengatakan saat ini, pihaknya telah melakukan kerja sama dengan 1.166 lembaga, baik lembaga Negara maupun swasta.

"Ini sudah mencapai 1.166 lembaga, baik lembaga Negara mapun swasta yang sudah melakukan kerjasama dengan Ditjen Dukcapil Kemendagri. Saat ini Kementerian/Lembaga, perbankan, lembaga keuangan, asuransi, DPR kepolisian, BNN semua sudah melakukan kerjasama pemanfaatan data kependudukan”, ujar Tjahjo dalam keterangan tertulisnya, Selasa (15/1).

“Untuk tahun ini kami tidak bisa menargetkan. Kami kan tidak bisa memaksa lembaga-lembaga swasta. Nanti mereka yang butuh sendiri”, imbuhnya.

Tjahjo menegaskan, kerja sama tersebut dapat menjamin keamanan data penduduk. Karena itu, Kemendagri pun akan terus berupaya untuk menjalin kerja sama lebih luas untuk pemanfaatan data penduduk.

“Dan tahun ini Dirjen Dukcapil sedang mengoptimalkan bekerjasama dengan semua rumah sakit. Jadi, bisa terdata sudah daftar riwayat sakitnya yang dibuka melalui Nomor Induk Kependudukan (NIK)”, kata Tjahjo.

Terbaru,Kemendagri melalui Ditjen Dukcapil melakukan kerjasama sekaligus dengan 12 lembaga dan Asosiasi Internet diantaranya: Asosiasi Penyelengara Jasa Internet Indonesia, PT Asuransi Jiwa Inhealth Indonesia, PT Avrist Assurance, PT Bhineka Life Indonesia, PT China Life Insurance Indonesia, PT Pasaraya Life Insurance, PT Bank Index Selindo, PT Bank Panin Dubai Syariah tbk, PT Bank Woori Saudara Indonesia 1906, PT Suziki Finance Indonesia, PT Trust Olympindo Multi Finance, dan PT Mizuho Balimor Finance. (OL-8)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Ghani Nurcahyadi
Berita Lainnya