Caleg Nasdem Harus Lakukan Penyuluhan Surat Suara

Rahmatul Fajri
13/1/2019 22:05
Caleg Nasdem Harus Lakukan Penyuluhan Surat Suara
(MI/M Irfan)

CALON anggota legislatif (caleg) harus melakukan penyuluhan khusus mengenai surat suara kepada konstituen mereka. Pasalnya, banyaknya jenis surat suara kerap masih membuat bingung masyarakat.

Caleg DPRD Kabupaten Cilacap dari Partai NasDem Setyo Wardoyo mengatakan, lima macam surat suara pada pemilu kali ini masih membuat masyarakat bingung.

Caleg nomor urut 1 dari daerah pemilihan 1 Kabupaten Cilacap itu menambahkan, temuan kasus tersebut terjadi di Kecamatan Cimanggu, Wanareja, Adipala, dan Dayeuh Luhur, Kabupaten Cilacap. Pada daerah tersebut, ia mengatakan, masyarakat masih kerap keliru mencoblos.

"Sudah dijelaskan sebelumnya, tetapi ketika praktik, tetap salah coblos," kata Setyo ketika dihubungi, Minggu (13/1).

Untuk itu, ia bersama tim melakukan penyuluhan kepada masyarakat di beberapa daerah di Kabupaten Cilacap agar masalah tersebut tidak terjadi ketika Pemilu serentak 17 April.

Setyo mengatakan, penyuluhan akan berlangsung dalam beberapa sesi. Di mana, setiap sesi diikuti maksimal 50 orang. Penyuluhan nantinya diikuti semua responden, relawan, dan simpatisan.

"Setiap hari akan berlangsung tiga atau empat sesi. Jika tidak memungkinkan, kami akan bagi tim kami untuk dapat dilakukan di beberapa tempat secara simultan," kata Setyo.

Upaya ini, kata Setyo, ia lakukan demi menyukseskan Pemilu, khususnya di daerah pemilihannya. Ia mengatakan antusias masyarakat untuk memilih wakil rakyat harus dibekali dengan tata cara mencoblos agar suara masyarakat dapat terhitung.

"Selain itu, kita bisa meringankan tugas di tempat pemungutan suara. Jadi enggak ribet soal cara nyoblosnya bagaimana," tandas Setyo.

Pada Pemilu 17 April, akan ada lima jenis surat suara bagi pemilih. Warna kuning untuk DPR RI, merah untuk Dewan Perwakilan Daerah (DPD), biru untuk DPRD provinsi, hijau untuk DPRD kabupaten/kota, dan warna abu-abu untuk pemilihan presiden dan wapres. (A-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Henri Siagian
Berita Lainnya