Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Joko Widodo dalam sejumlah kesempatan selalu berpesan agar perbedaan pilihan politik baik di pemilihan presiden dan pemilihan kepala daerah jangan sampai merusak persatuan bangsa.
Presiden lantas mencontohkan hubungannya dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang tetap akur dan berhubungan baik meski kini mereka sudah pecah kongsi.
"Orang pikir saya saya dan Anies ada masalah, padahal tiap hari guyonan bareng," ujarnya saat membagikan 3.000 sertifikat tanah untuk warga Jakarta Barat di Gedung Serbaguna Suku Dinas Pemuda dan Olahraga Jakarta Barat, Cengkareng, Rabu (9/1).
Ia turut didampingi Anies dan Menteri Agraria dan Tata Ruang Sofyan Djalil.
Anies merupakan mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang diganti pada 2016. Belakangan, ia dekat dengan Gerindra dan PKS yang merupakan kubu oposisi.
Baca juga: Presiden Instruksikan Polri Usut Hoaks Kepada KPU
Lebih lanjut Jokowi mengingatkan masyarakat agar tidak terbawa kondisi panas yang seringkali disebabkan hasil provokasi politikus. Ia menyesalkan masih ada warga yang tak tegur sapa hanya karena perbedaan politik.
"Kita sering kebawa-bawa. Saya dengar di majelis taklim ibu-ibu enggak saling ngomong, tapi enggak di Jakarta tapi di provinsi lain," tandas mantan Wali Kota Solo itu.
Dalam kesempatan itu, Jokowi juga menyesalkan soal maraknya hoaks di tahun politik. Termasuk fitnah yang menyebutkan sebagai kader Partai Komunis Indonesia.
Ia mengingatkan, Indonesia harus menerapkan politik beretika. Sebab, harga yang harus dibayar terlalu mahal jika Indonesia pecah.
"Itu bukan etika Indonesia, tata krama Indonesia, bukan politik beretika. Itu harus diakhiri, sudahi, masuk era normal, berpikir bagaimana bersaing dengan negara lain," pungkasnya. (OL-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved