Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Joko Widodo, meninjau lokasi proyek pengendalian banjir Kali Bogel di Kecamatan Sutojayan, Kabupaten Blitar, yang dibangun dengan harapan di daerah itu tidak lagi terjadi banjir.
Bupati Blitar, Rijanto, mengatakan proyek dibangun atas usulan dari pemerintah kabupaten (Pemkab) setempat. Hal ini sangat penting, sebab setiap tahun selalu terjadi banjir. Dengan adanya normalisasi sungai, diharapkan banjir tidak lagi terjadi.
Baca juga: Ke Blitar, Presiden Sempatkan Diri Ziarah ke Makam Bung Karno
"Ini sungai yang dinormalisasikan, karena sering terjadi banjir, sehingga saluran perlu diperdalam dan dibangun. Dengan itu, masyarakat tidak terkena banjir lagi," katanya, Kamis (3/1).
Lebih lanjut, ia mengatakan, proyek pembangunan ini dilakukan secara "multy years" dengan dana dari pusat. Ditargetkan, normalisasi sungai itu bisa selesai hingga 2020, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terkena banjir ketika hujan terjadi.
"Ini setiap tahun banjir. Namun, masyarakat tidak perlu difungsikan. Mereka sudah tanggap jika cuaca jelek," katanya.
Proyek itu dibangun dengan dana sekitar Rp162,8 miliar dengan masa pelaksanaan 2017-2020. Saat ini, proges secara fisik sudah sekitar 22,29%. Kegiatan penanganan proyek itu akan dilakukan sepanjang 7,21 KM dengan manfaat pengendalian banjir hingga 500 hektare, yang meliputi Kelurahan Sutojayan, Kedungbunder, Pandanarum, Bacem dan Sumberejo.
Setelah selesai meninjau, Presiden juga bertemu dengan warga. Mereka sangat antusias bertemu dengan Presiden. Bahkan, mereka saling berebut untuk bisa berjabat tangan dengan Presiden Jokowi.
Selanjutnya, rombongan ke Pendopo Kanigoro, Kabupaten Blitar, menghadiri acara penyerahan sertifikat tanah milik warga. (Ant/OL-6)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved