Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
ANALIS Politik Sekaligus Voxpol Center Research and Consulting, Pangi Syarwi Chaniago, menilai, kondisi saat ini memang tidak menguntungkan bagi Partai Amanat Nasional (PAN). Di mana ada desakan dari sekelompok pihak agar Amien Rais mundur, membelotnya beberapa kader untuk mendukung Jokowi, hingga mundurnya beberapa elite dalam waktu berdekatan.
PAN dianggap harus membuat keputusan tegas untuk meminimalisir situasi tersebut. Bila dibiarkan, hal itu akan meluas seperti bola salju yang makin lama makin membesar. Menular ke daerah lainnya dan bahkan akan merambat ke pengurus pusat yang merasakan kegelisahan dan aspirasi yang sama.
“Situasi semacam ini, tentu posisi macam ini sangat tidak menguntungkan bagi partai,” ujar Pangi, Kamis, (27/12).
Ia mengatakan, perbedaan arah dukungan pada capres-cawapres jadi salah satu hal yang patut dicurigai jadi pemcu konflik yang tengah terjadi pada PAN. Tidak hanya dari luar, seperti surat terbuka yang dialamatkan untuk mendesak Amien Rais mundur dari PAN. Namun, juga perbedaan dukungan dalam tubuh PAN hingga menyebabkan manuver politik dan kemunduran beberapa elite.
Pangi mengatakan, surat terbuka yang dikeluarkan oleh beberapa tokoh yang mengklaim sebagai pendiri PAN tidak bisa dipisahkan dari adanya sikap yang berbeda beberapa pengurus PAN di daerah. Seperti Kalimantan Selatan (kalsel) dan Sumatera Selatan (sumsel) yang secara terang-terangan memberikan dulungan kepada pasangan capres Jokowi-Amin.
Perbedaan arah dukungan pilpres itu juga yang diyakini menjadi salah satu alasan adanya konflik internal di tubuh PAN. Salah satunya terlihat dari mundurnya beberapa elite PAN dalam waktu berdekatan.
Langkah elite-elite tersebut juga bisa dimaknai sebagai manuver politik untuk membuat semakin banyak kader PAN yang mengalihkan dukungan dan tidak berkonsentrasi dalam pemenangan Prabowo-Sadiaga. Alasan ketidakcocokan terhadap kepemimpinan PAN diyakini hanya merupakan pintu masuk bagi elite PAN untuk mengalihkan dukungan mereka ke Jokowi-Amin.
“Lagi-lagi sangat disayangkan, waktu 4 bulan yang tersisa menjelang pilpres dan pileg serentak, mestinya PAN fokus menyiapkan strategi bagaimana PAN bisa lolos parlementry threshold, bagaimana PAN bisa mengantarkan capres-cawapres usungannya menang,” ujar Pangi.
Ia mengatakan, bila PAN terus dalam kondisi seperti itu, masa depan PAN bisa berada dalam bahaya. Tidak hanya keberhasilan mereka di pemilu 2019 yang dipertaruhkan, tetapi juga di waktu-waktu setelahnya.
“Ini bisa membahayakan masa depan PAN kalau tidak segera diselesaikan,” ujar Pangi.
Meski begitu, Pangi merasa bahwa surat terbuka dari pendiri PAN sepertinya tidak akan berdampak efektif, terutama untuk menggoyang posisi Amien Rais. Sebab Amien Rais adalah sosok yang masih sangat berpengaruh di internal partai dan banyak memberi warna terhadap perjalanan panjang PAN hingga hari ini.
Di sisi lain, mereka yang memposisikan diri sebagai pendiri partai itu tidak punya pengaruh yang kuat di PAN. Itu membuat kecil kemungkinannya mereka bisa memengaruhi pengambilan keputusan di internal PAN.
“Membuat surat terbuka adalah pilihan terahir yang bisa mereka lakukan,” ujar Pangi. (OL-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved