Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PENELITI senior Network for Democracy and Electoral Integritas (NETGRIT), Ferry Kurnia Rizkiyansyah, menuturkan proses penghitungan suara adanya Sistem iInformasi Penghitungan (Situng) dapat mendorong transparansi proses dan hasil pemilu serta mendorong partisipasi publik dalam mengawasi proses tersebut.
Ferry memandang perkembangan teknologi dapat digunakan dan dioptimalkan dengan melakukan scan terhadap formulir C1 yang merupakan sertifikat hasil dan rincian penghitungan perolehan suara di sebuah TPS.
"Kedepan sistim informasi ini dapat diterapkan untuk meminimaliasai kecurangan dan juga memaksimalakan efektifitas waktu," ujarnya dalam diskusi di Media Center Komisi Pemilihan Umum (KPU), Jakarta, Senin (17/12).
Baca juga: Peningkatan Keamanan Indonesia sudah On The Track
Meski demikian, dirinya memandang KPU perlu lebih dahulu menguatkan sistem pengamanan serta optimalisasi kinerja information technology (IT). Pasalnya, hal tersebut diperlukan agar potensi adanya serangan-serangan hacker dapat teratasi.
Ditempat yang sama, Ketua KPU Ri, Arief Budiman, menuturkan pihaknya saat ini tengah mengoptimalkan sistem tersebut agar kendala-kendala seperti adanya serangan hacker dapat diantisipasi. Kata Arief, penggunaan Situng merupakan bentuk pertanggungjawaban KPU dalam hal transparansi kepemiluan. Dirinya mengaku, dengan adanya optimalisasi sistem yang tengah dilakukan dengan menambah kapasitas server dan security cyber, dirinya meyakini persoalan hacker dapat diatasi.
"Kami sudah berkoordinasi dengan Kominfo, Mabes Polri, serta BIN. Jadi di mulai dipelajarinya softwarenya sampai penggunaanya akan selalu bekerjasama dengan lembaga serta instansi terkait," ujarnya.
Salah satu Juru Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma'ruf Amin, Lena Maryana Mukti, memandang KPU harus bekerja optimal dalam hal memanfaatkan tekonologi Situng. Pasalnya, selain kerap terjadi serangan hacker, sistem Situng pun juga menjadi salah satu poin dalam melihat legitimasi perolehan suara dalam kontestasi pemilu khusuya dalam konteks peserta pemilu.
"Karena soal legitimasi hasil pemilu itu juga dilihat dari Situng, jangan sampe di periode ini hal itu tidak bekerja sehingga malah kenanya ke kami (peserta pemilu)," ujarnya.
Senada dengan Lena, salah satu juru bicara Badan Pemenagan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Viva Yoga Mauladi, menuturkan selain menggunakan Situng, pihaknya mengusulakan KPU melakukan seluruh proses rekap dengan direkam kamera CCTV yang terhubung ke setiap kantor KPU.
"Jadi ada kamera contohnya bisa di depan kmudian masuk terekam melalui internet, masuk ke hasil rekapitulasi seluruh proses berikut dan rekap berjalan online dan offline. Kemudian data langsung di input di seluruh perangkat dan hasil rekap bisa dikonsumsi oleh publik," ujarnya. (OL-6)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved