Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
PENGAMAT Militer Universitas Padjajaran, Muradi, mengatakan perkembangan keamanan dan pertahanan di Indonesia sudah sesuai dengan kebutuhan. Meski masih perlu banyak peningkatan, upaya pemerintah memerbaiki sistem pertahanan Indonesia mulai berdampak secara signifikan.
“Meski tahapannya berjalan dengan normatif dan masih perlu banyak peningkatan, tetapi tahapan perkembangannya sebenarnya sudah on the track,” ujar Muradi, saat dihubungi, Senin, (17/12).
Baca juga: Indonesia Mampu Jaga Keamanan
Muradi mengatakan, peningkatan pertahanan dan keamanan, salah satunya dapat dilihat dari semakin banyaknya pesawat dan kapal asing yang tertangkap saat memasuki wilayah Indonesia. Hal itu menunjukkan semakin baiknya radar di wilayah perbatasan yang dimiliki militer Indonesia.
“Terselenggaranya event-event besar dengan lancar dan aman tahun ini juga memang jadi salah satu indikator keamanan Indonesia yang baik,” ujar Muradi.
Begitu juga dalam hal terorisme. Meski masih ada, terorisme saat ini sudah tidak seagresif dahulu pergerakannya. Aparat sudah bisa lebih banyak menangkap dan membaca pergerakan teroris.
“Kecuali mungkin yang harus ditingkatkan pengamanan untuk terorisme yang memang masih sulit ditekan. Namun, tetap sekarang sudah tidak segencar dulu terorime,” ujar Muradi.
Muradi mengatakan, masalah terorisme itu juga harus diantisipasi dari sisi keagamaan, di mana bibit radikalisme umumnya muncul dari unsur tersebut.
“Kita harus juga jaga soal bagaimana meredam gerakan teroris yang hingga hari ini masih ada meski tidak seagresif dulu. Ini beririsan dengan isu keagamaan di Indonesia” ujar Muradi.
Ia meyakini, bila memiliki anggaran yang cukup, sistem pertahanan Indonesia bisa meningkat dengan pesat dan mencapai angka 5 besar di dunia dalam kurun waktu 4 hingga 5 tahun ke depan.
“Salah satu masalahnya itu soal anggaran keamanan dan pertahanan di Indonesia yang masih minim. Kalau ada peningkatan hingga di atas 1% dari PDB optimis dalam 4 atau 5 tahun ke depan bisa melaju hingga ke 5 besar,” ujar Muradi.
Sebelumnya, Menko Polhukam, Wiranto, mengatakan Indonesia dapat menjaga stabilitas keamanan dalam setahun terakhir. Hal itu salah satunya terwujud dari keberhasilan Indonesia melaksanakan kegiatan internasional dengan lancar dan aman di tahun 2018. Indonesia juga dikatakan Indonesia berhasil menempati posisi kesembilan sebagai negara teraman di dunia. (OL-6)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved