Peraih Penghargaan Ajak Cinta NKRI

Thomas Harming S
17/12/2018 13:30
Peraih Penghargaan Ajak Cinta NKRI
(MI/MOHAMAD IRFAN)

KEMENTERIAN Pertahanan memberikan Anugerah Bela Negara 2018 kepada WNI yang mendukung program pembinaan kesadaran bela negara. Anugerah  diberikan salah satunya untuk kategori individu kepada Jusuf Hamka yang dikenal sebagai pengusaha yang membuka warung­ nasi ku­ning dengan harga murah.

Dalam sambutannya, Yusuf berharap seluruh elemen bangsa agar mengambil peran nyata mencintai NKRI sehingga jangan sampai TNI, Polri, dan pemerintah berjalan sendiri untuk mengurus negara. “NKRI harga mati, Pancasila, tanggung jawab kita sebagai warga negara Indonesia, kita harus terlibat dan juga tidak perlu lagi ada pembedaan karena suku dan agama. Kalau cinta kepada Tanah Air, sayang kepada rakyat Indonesia, dia sayang kepada karyawan, pembantu, dan tetangga. Dialah warga negara sebenarnya.‘‘

Jusuf seperti diketahui membuka warung makan di Jalan Yos Sudarso Kav 28 Jakarta. Hanya dengan membayar Rp3.000, pembeli bisa menikmati menu nasi dengan aneka macam lauk-pauk. Warung murah meriah ini bernama Podjok Halal yang ia bangun dengan satu tujuan: mengurangi beban kaum duafa dan orang-orang berpenghasilan rendah.

Direktorat Jenderal Potensi Pertahanan Bondan Tiara Sofyan menambahkan kegiatan ini merupakan pemberian penghargaan bela negara dari Kementerian Pertahanan kepada warga negara Indonesia yang telah melaksanakan aktivitas bela negara.

Dalam penghargaan Anugerah Bela Negara 2018 akan ada enam kategori, yakni untuk korporasi, media massa, perguruan tinggi, warga negara yang sudah senior, kalangan milenial, dan personel. “Kami berikan kepada yang konsisten melaksanakan kegiatan bela negara, melakukan aktivitas bela negara, menyuarakan bela negara, menunjukkan nilai-nilai bela negara. Kemudian, kepada individu yang mencerdaskan masyarakat di wilayah perbatasan,” ujar dia.

Tugas WNI
Menteri Pertahanan Ryamizard Ryacudu mengatakan aksi bela negara ialah tugas dan kewajiban setiap warga negara. “Bela negara di era kekinian tidak hanya menjadi tugas TNI ataupun Kementerian Pertahanan semata, tetapi tugas setiap warga sebagai mana menjadi hak dan kewajiban yang diatur dalam undang-undang guna menghadapi kompleksitas ancaman yang membahayakan kedaulatan negara,” kata Ryami­zard dalam sambutannya yang dibacakan oleh Sekreteris Jenderal Kementerian Pertahanan Hadiyan Sumintaatmadja.

Menurut Menhan,  Kementerian Pertahanan ingin memberikan apresiasi dan penghargaan kepada warga negara, koperasi, individu, kampus, maupun media atas pengabdian yang tulus melebihi panggil­an tugas dalam membela negara.

Untuk anugerah bela negara 2018 khusus korporasi diraih PT Maspion Group, RRI untuk kate­gori media massa, UPN Veteran Yogyakarta untuk pendidikan. Untuk kategori warga negara senior diraih oleh Jusuf Hamka. Kalangan milenial diraih pebulu tangkis Jonatan Christie dan kate­gori personel diraih Duarte Dos Santos. (P-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Riky Wismiron
Berita Lainnya