NasDem Berpolitik dengan Nasionalis Religius

Putra Ananda
17/12/2018 08:15
NasDem Berpolitik dengan Nasionalis Religius
(MI/Ade Alawi)

KETUA Umum Partai NasDem Surya Paloh bersilaturahim dengan pengasuh Pondok Pesan­tren Langitan, Tuban, KH Ubaidilah Faqih. Kunjungan Surya ke Ponpes Langitan ini merupakan lanjutan rangkaian silaturahim Surya Paloh ke beberapa ponpes.

Sehari sebelumnya Surya Paloh juga menemui pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Nahdlatul Wathan (NW), Pancor, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat (NTB), yaitu Tuan Guru Bajang (TGB) Muhammad Zainul Majdi.

Berbeda saat bertemu dengan TGB yang berlangsung terbuka bagi media, pertemuan Surya Paloh dengan Ubaidilah Faqih di Tuban kali ini berlangsung tertutup untuk media.

Ketika ditemui seusai pertemuan, Ketua Badan Pemenang­an Pemilu (Bapilu) NasDem Effendy Choirie atau Gus Choi menuturkan bahwa safari politik Ketua Umum NasDem dengan beberapa pengasuh ponpes merupakan upaya NasDem menyampaikan niat untuk membangun kedekatan keakraban dengan ulama dan mengajak semua menjaga negara kesatuan Republik Indonesia (NKRI).

“Kesamaan pikiran, berpikir untuk membangun bangsa. Membangun komitmen negara ini harus sukses. Negara tidak boleh dirongrong oleh kekuatan jahat yang merusak NKRI,” ujar Gus Choi, kemarin.

Gus Choi menambahkan, sejak lahirnya Partai NasDem tujuh tahun lalu, Surya Paloh juga rutin berziarah ke makam para wali, seperti Sunan Ampel, Sunan Maulana Malik Ibrahim di Gresik, makam para ulama lainnya hingga tokoh nasional, seperti makam Bung Karno di Blitar.

Nasionalis religius
Kedekatan Surya Paloh dengan para ulama, kata dia, bisa menjadi modal para caleg (calon legislatif) untuk menarik suara calon pemilih dan memenangi Pemilu 2019. Selain itu, hal tersebut  menunjukkan Partai NasDem yang nasionalis dan religius. “Ini mencerminkan kalau NasDem ini bukan hanya partai yang nasionalis, tapi juga punya religius yang tinggi,” jelasnya.

Surya Paloh yang didampingi jajaran petinggi Partai NasDem, Ketua DPW Partai NasDem Jawa Timur Sri Sajekti Sujunadi, dan juga beberapa artis yang menjadi caleg NasDem, seperti Elma Theana, menggelar temu kader NasDem dari Kabupaten Tuban, Kabupaten Bojonegoro, Kabupaten Lamongan, dan Kabupaten Gresik.

Selesai dari Ponpes Langitan, Surya Paloh selanjutnya melakukan konsolidasi dengan para kader NasDem di Lapang­an Widang, Tuban. Dalam kesempatan itu Surya Paloh mengungkapkan Partai NasDem dalam Pemilu 2019 mempunyai target untuk naik peringkat dari partai menengah ke bawah menjadi partai dengan elektabilitas menengah ke atas.

“Targetnya naik peringkat pada Pemilu 2019,  yaitu Partai NasDem yang sekarang memperoleh 36 kursi di DPR bisa bertambah menjadi 100 kursi,” tandasnya yang disambut aplus hadirin.

Karena itu, Surya menyatakan militansi para kader sangat diperlukan. “Tanda alam itu sudah terlihat, tapi tidak cukup jika tanpa keyakinan dan kerja keras dari para kader dengan sikap yang penuh militansi,” katanya.

Untuk memenuhi target itu, Surya Paloh mengatakan agar para kader NasDem menyosialisasikan NasDem yang merupakan partai tanpa mahar politik. Karena itu, ketika sudah menjadi wakil rakyat nanti, kader NasDem akan fokus bekerja melayani konstituennya.

Selain itu, kader NasDem juga diminta untuk mengenalkan pasangan capres dan cawapres Joko Widodo-KH Ma’ruf Amin. “Kita juga harus meyakinkan masyarakat bahwa calon resmi dari partai ini dalam pilpres dapat diterima oleh masyarakat, yaitu Pak Jokowi dan Kiai Ma’ruf,” pungkas Surya Paloh. (X-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Riky Wismiron
Berita Lainnya