Erick Thohir Dorong Milenial Kembangkan Pop Culture Indonesia

Insi Nantika Jelita
15/12/2018 10:39
Erick Thohir Dorong Milenial Kembangkan Pop Culture Indonesia
(ANTARA)

KETUA Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin, Erick Thohir menyebut kekayaan budaya Indonesia berpotensi untuk dikembangkan dan dimodifikasi sehingga menjadi sajian sekaligus tontonan yang sesuai dengan kekinian dan tuntutan zaman.

Erick menyampaikan, dengan mencontoh apa yang dilakukan Korea melalui pop culture yang mampu menembus dunia, maka keragaman budaya Indonesia pun bisa dikembangkan menjadi sebuah entitas pop culture baru dan berbeda.

“Untuk itulah kreatifitas dan inovasi dalam memanfaatkan kemajuan tehnologi harus menjadi tantangan generasi muda negeri ini agar mengembangkan pop culture khas Indonesia,” kata Erick dalam keterangan tertulis, Jakarta, Sabtu (15/12).

Hal tersebut ia sampaikan pada acara “Ngobrol Bareng dengan Erick Thohir” bersama Relawan Kita Satu, Kamis (13/12) lalu di Jakarta. Acara rutin yang dihadiri generasi muda, kalangan milenial, dan para influencer itu digelar untuk mendiskusikan sekaligus menggali ide-ide kreatif dan inovatif untuk berperan dalam membangun Indonesia melalui pengembangan sektor ekonomi kreatif.

Dilatarbelakangi semakin berkembangnya esports dan ragam game online saat ini, Erick menilai sudah waktunya generasi muda Indonesia tak hanya piawai dalam memainkan. Tapi harus juga mampu menciptakan dan ikut aktif dalam platform baru di industri olahraga ini. Diketahui bahwa esports dipertandingkan secara resmi di Olimpiade Tokyo 2020.

“Saat ada turnamen e-sports di BSD, saya menemani anak saya nonton. Ternyata peminatnya luar biasa. Tetapi games yang dilombakan masih produksi luar negeri, Jepang, Korea atau Cina" ujarnya

Oleh sebab, kata Erick, ia menantang para milenial untuk menciptakan games online dengan konten Indonesia.

“Janganlah kita menjadi pasar terus, tetapi harus hijrah menjadi produsen. Dibandingkan Korea yang sukses dengan pop culture nya, kita bisa jauh lebih berhasil karena kekayaan budaya kita lebih beraneka ragam,” tambahnya.

Erick juga mengingatkan, bahwa di masa depan, Indonesia harus menjadi negara pop culture yang punya andil dalam memberi pemasukan negara lebih banyak.

"Jika mengandalkan hasil bumi, tentu semakin lama akan habis. Tetapi jika dari pop culture, tidak akan habis. Bahkan terus berkembang berkat kekayaan kultural atau seni budaya yang dimiliki Indonesia,”katanya. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya