Isu Perempuan yang Diangkat Sandiaga Dinilai Remeh

Insi Nantika Jelita
12/12/2018 20:04
Isu Perempuan yang Diangkat Sandiaga Dinilai Remeh
(ANTARA FOTO/Feny Selly)

KETUA Koalisi Perempuan Indonesia (KPI) Mike Verawati menyayangkan isu perempuan diangkat sebagai jargon dalam masa kampanye pemilu 2019. Ia menyoroti sikap calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno yang dinilai Mike selalu mengangkat istilah emak-emak dalam kampanyenya.

"Istilah emak-emak diangkat sangat luas, terutama oleh Sandiaga uno. Bisa jadi strategi ini diambil karena pemilih perempuan lebih banyak daripada laki-laki. Problemnya emak-emak ini dilihat hanya sebagai warna-warna supaya yang kelihatannya spektakuler" terang Mike di Media Center KPU, Menteng, Jakarta, Rabu (12/12).

Baca juga: Erick Terkejut Jawaban Sandiaga soal Solusi Biaya Infrastruktur

Menurut Mike, sering kali timses menggunakan perspektif sendiri dalam mengangkat isu yang menjadi perhatian emak-emak, seperti sebatas harga sembako yang tinggi. Ia menegaskan seharusnya dalam mengangkat isu harga pangan harus menggunakan data.

"Harus pakai data, apakah harga sembako menjadi problem perempuan, kan harga bahan pokok ini isu umum. Ini sangat disayangkan," ujarnya.

Istilah atau jargon emak-emak yang diangkat dalam kampanye dalam pandangan KPI, kata Mike, justru mengecilkan makna dari perempuan itu sendiri.

Baca juga: TKN tidak Khawatir Pemindahan Markas Perjuangan Sandiaga ke Jateng

"Seolah-olah perempuan urusannya hanya di dapur, masak, menyediakan makanan, padahal kiprah perempuan juga banyak. Misalnya, banyak tokoh perempuan yang juga cukup berprestasi dan punya konsep yang bagus. Kiprah perempuan kalau hanya dibatasi seperti itu, ya jadi receh ya, meskipun peran perempuan di dalam keluarga bukan persoalan receh," ucapnya.

Penting sekali kelompok perempuan cerdas menurut Mike, khususnya berpartisipasi dalam pemilu. Perempuan kata Mike, perlu sadar politik.

"Bagaimana pentingnya peran perempuan dalam politik, juga berpartisipasi dan mampu memberikan masukan untuk menyampaikan apspirasi yang penting untuk diselesaikan oleh kandidat capres. Ketika tidak punya aspirasi yang juga ditawarkan kepada kandidat, toh juga yang kena dampaknya masyarakat dan perempuan itu sendiri." tukas Mike (OL-6)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Astri Novaria
Berita Lainnya