Panja BKSAP Dukung Batam Jadi Kawasan Khusus Pariwisata

Hillarius U. Gani
12/12/2018 17:57
Panja BKSAP Dukung Batam Jadi Kawasan Khusus Pariwisata
(MI/Hillarius U. Gani)

PANJA Kerja Sama Ekonomi Regional Badan Kerja Sama Antar Parlemen (BKSAP) DPR RI mendukung rencana strategis Pemprov Kepri untuk menjadikan Batam sebagai kawasan khusus pariwisata. Dukungan tersebut dikemukakan dalam pertemuan dengan pimpinan Pemprov Kepri, di Batam, Rabu (12/12).

Baca juga: BKSAP DPR Kunjungi Proyek Digital di Batam

Panja yang dipimpin oleh Wakil Ketua BKSAP Juliari Batubara dan didampingi sembilan anggota, diterima oleh Wakil Hubernur Kepri Isdianto serta para organisasi perangkat daerah (OPD).

Menurut Ari, panggilan akrab Juliari Batubara, produk akhir dari panja yang dipimpinnya tersebut berupa rekomendasi yang dapat ditindaklanjuti oleh setiap komisi DPR."Anggota panja ini berasal dari berbagai komisi. Apa yang kita bicarakan ini akan menjadi masukan untuk dibahas di komisi masing-masing," jelasnya.

Selama ini, kata Ari, BKSAP telah berkunjung ke berbagai negara untuk memperoleh gambaran mengenai daya saing sehingga dapat ditindaklanjuti di dalam negeri. "Daya saing ini penting karena di ASEAN saja kita belum masuk empat besar," papar politikus Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu.

Ia menilai Batam memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai kawasan wisata dunia karena berbatasan langsung dengan empat negara, yakni Malaysia, Singapura, Vietnam, dan Kamboja. "Daerah ini sangat unggul di bidang pariwisata, terutama wisata bahari." tandasnya.

Dalam kaitan itu pula, Ari menyoroti soal produk UKM yang selama ini kalah bersaing dan sulituntuk diekspor. "Harus ada industri yang bisa mendongkrak produk UKM yang bisa bersaing dengan produk negara tetangga. Perlu pembenahan dari hulu," cetusnya

Sementara itu, Ismanto berharap ada sinergi antara pemda, pemerintah pusat, dan DPR agar rencana pembangunan Batam ke depan dapat terealisasi sebagaimana diharapkan. "Sinergitas ini penting karena daerah tidak bisa berjalan sendirian," tukasnya.

Ia menyambut baik gagasan tentang kawasan khusus pariwisata Batam karena akan mempermudah proses perizinan. "Kalau izinnya mudah, investor tidak akan ragu-ragu," ucapnya. (OL-6)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Astri Novaria
Berita Lainnya