Ma'ruf Amin Senang Baca Editorial Surat Kabar

MICOM
11/12/2018 17:26
Ma'ruf Amin Senang Baca Editorial Surat Kabar
()

KEHADIRAN media cetak, khususnya koran, masih diperlukan meskipun di era digital formatnya diubah lebih menarik dan isinya diperkaya. Alasannya, karena koran tidak hanya menyajikan informasi tetapi juga ada analisa. Oleh karena itu, editorial redaksi menjadi perhatian utama tak terkecuali bagi calon wakil presiden nomor urut 01 KH Ma'ruf Amin.

Amin tampak membaca sejumlah koran sambil menunggu kehadiran tamunya, Keluarga Besar Nahdlatul Ulama se- Tangerang Selatan di kediamannya, jalan Situbondo No 12, Menteng, Selasa (11/12).  "Saya masih membaca koran tiap pagi. Saat baca koran, saya nggak pakai kacamata," ucapnya.

Baca juga: Penguatan Inspektorat Kelembagaan Tak Akan Ambil Fungsi Penindakan KPK

Amin tampak sedang membaca koran Kompas dan Media Indonesia. Kiai menunjukkan berita dan foto pertemuannya dengan Ketua TKN Jokowi-Amin, Erick Tohir, kemarin. "Saya membaca koran sekitar setengah jam untuk tahu berita aktual. Saya baca semua. Yang positif dan negatif. Kalo ketemu yang negatif, nanti saya coba luruskan yang miring-miring itu," beber Kiai Maruf.

Dia mengakui memberi perhatian khusus terhadap editorial koran karena sorotan redaksi terhadap masalah aktual.  "Seperti apa sikap dan sorotan redaksi terhadap isu-isu tertentu. Itu penting bagi saya untuk disimak. Disitu juga saya memperoleh informasi dan inspirasi. Apa yg harus diperbaiki. Jadi saya tertarik baca editorial," tambah Amin.

Amin melihat tantangan koran saat ini dengan adanya perkembangan teknologi karena koran terlihat lambat untuk pemberitaan dibandingkan online. Tapi, menurutnya, koran masih ada kelebihan lewat analisa yang mendalam.

"Kalo online beritanya cepat. Orang sekarang pengen serba cepat. Namun koran masih diperlukan untuk menilai online. Koran penyeimbang informasi meski kalah cepat. Sekarang koran punya online sebagai penunjang. Koran masih diperlukan untuk bahasan mendalam. Kalau mau cepatnya aja ya baca di online. Kalau lebih mendalam di koran meskipun koran ada keterbatasan karena harus dicetak," jelas Amin.

Untuk berita online, Amin menjelaskan biasanya timnya menyampaikan inti sari berita atau informasi yang sedang ramai di media online. (RO/OL-6)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Astri Novaria
Berita Lainnya