Aksi Kriminal Harus Ditindak

(Gol/P-3)
10/12/2018 10:15
Aksi Kriminal Harus Ditindak
(ANTARA FOTO/Jeremias Rahadat)

Seperti apa kondisi keamanan di Kabupaten Nduga?
Kabupaten Nduga merupakan daerah terisolasi dan hasil pemekaran dari Kabupaten Jayawijaya. Sebelumnya, di sana belum diiringi perkembangan infrastruktur yang memadai. Tidak ada aparat keamanan karena daerahnya tertutup. Belum ada markas kodim dan polres, hanya ada koramil dan pos polisi.

Artinya ketika ada kegiatan, prajurit harus didampingi masyarakat lokal?
Kita selalu mengedepankan kegiatan teritorial untuk setiap kegiatan di lapangan, tidak hanya di Papua, tetapi di seluruh wilayah. Namun, ada sebagian kecil orang atau saudara kita yang berbeda paham yang tidak tulus membantu TNI-Polri.

Proyek pembangunan jalur Trans-Papua itu bertujuan membuka isolasi?
Ya, tujuannya membuka isolasi beberapa distrik di Nduga yang tertutup dari dunia luar. Namun, ada sekelompok orang yang berbeda pandangan dan selalu berjuang untuk membebaskan diri dari NKRI.

Apa latar belakang peristiwa pembunuhan belasan pekerja PT Istaka Karya?
Informasi yang beredar bahwa pada Minggu (2/12), ada upacara ulang tahun (Organisasi Papua Merdeka). Kemudian ada salah satu pekerja mengambil gambar sehingga mereka marah dan membantai pekerja di sana. Itu mengindikasikan mereka tidak ingin kegiatan mereka terpublikasi, apalagi sampai ketahuan aparat keamanan.

Apa motif aksi keji itu?
Itu karena otomatis masyarakat yang merasakan dampak pembangunan makin sejahtera. Mereka merasa jika makin banyak masyarakat pro-NKRI, perjuangan bakal terhambat.

Sudah teridentifikasi berapa jumlah kekuatan KKB dan dari mana senjata api yang mereka pegang?
Berdasarkan data intelijen, sebagian senjata api itu mereka dapat dari hasil rampasan dari pos-pos TNI dan Polri. Sebagian senjata api yang berhasil kita sita setelah baku tembak ternyata ada yang berasal dari luar. Namun, belum bisa dipastikan dari negara mana datangnya.

Apa langkah aparat keamanan untuk mencegah kasus terulang?
Tentunya aksi kriminal sadis itu harus ada penindakan. Kalau mereka menyerahkan diri, ya kita terima. Kalau tidak, akan kita kejar terus.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Riky Wismiron
Berita Lainnya