TKN Sebut Sandi Takabur Membandingkan Dirinya dengan Nabi

MICOM
06/12/2018 19:33
TKN Sebut Sandi Takabur Membandingkan Dirinya dengan Nabi
(MI/Susanto)

JURU Bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Ace Hasan Syadzily mengkritik pernyataan calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno dalam kampanyenya di Surabaya yang membandingkan dirinya dengan Nabi Yusuf.

Untuk diketahui, saat menghadiri acara Dialog Ekonomi dan Entrepreneur di Surabaya, Selasa (4/12), Sandiaga mengatakan dirinya mampu mengatasi krisis lebih cepat ketimbang Nabi Yusuf. Ace menilai ucapan Sandiaga tersebut sangatlah arogan alias takabur.

“Pernyataannya yang membandingkan diri Sandiaga melebihi kemampuan Nabi Yusuf dalam memulihkan ekonomi menunjukan bahwa Sandiaga tidak mengerti agama, lebih khusus sejarah kenabian,”  tukas Ace, Kamis (6/12).

Baca juga: TKN Jokowi-Ma'ruf: Prabowo Tunjukkan Karakter Ingin Mendikte Media

Ace yang juga politikus Partai Golkar ini menuturkan seorang Nabi ialah sosok yang meng mendapatkan petunjuk dan mengabarkan kebaikan langsung dari Allah SWT melalui wahyu yang diturunkan kepadanya. Menyamakan dirinya dengan seorang Nabi, sambung Ace, merupakan pengakuan yang ditabukan dalam Islam.

“Dalam pemahaman saya, derajat manusia ada tingkatannya. Derajat Rasul dan Nabi itu merupakan derajat tertinggi di mata Allah, terutama Nabi Muhammad SAW,” jelas Ace.

Baca juga: Prabowo Tuding Jurnalis Antek Penghancur NKRI

Menurut Ace, tidak perlu menyinggung Nabi Yusuf hanya untuk menonjolkan diri sendiri, apalagi untuk kepentingan kampanye. Nabi Yusuf, kata Ace, merupakan utusan Allah yang merupakan manusia terpilih.

“Sementara seorang Sandi? Menyelesaikan Program OK OC di DKI saja hingga saat ini tidak jelas juntrungannya,” tegas Ace.

Ace menilai tidak tepat menyamakan situasi ekonomi dimana Nabi Yusuf memulihkan ekonomi Mesir dengan situasi ekonomi Indonesia saat ini.

“Tidak apple to apple. Apalagi jika menyatakan dirinya memiliki kemampuan lebih hebat dari seorang Nabi. Sombong sekali,” pungkasnya. (RO/OL-6)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Astri Novaria
Berita Lainnya