Gerakan Pemuda Jakarta Tolak M Taufik Jadi Wagub DKI

Ferdian Ananda Majni
06/12/2018 14:28
Gerakan Pemuda Jakarta Tolak M Taufik Jadi Wagub DKI
(MI/ROMMY PUJIANTO )

RATUSAN orang yang mengatasnamakan pemuda peduli Jakarta melakukan demo dan orasi di depan Balai Kota DKI Jakarta. Mereka mendesak Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menolak Mohammad Taufik sebagai pengganti Sandiaga Uno sebagai Wakil Gubernur DKI Jakarta.

Koordinator Gerakan Pemuda Peduli Jakarta Ainun Najib menyebutkan Jakarta sebagai wilayah heterogen sangat membutuhkan pemimpin yang agamis, santun, cerdas, relijius, berpengalaman dan merakyat.

"Secara tegas kita meminta kepada Anies Baswedan, kita tahu bapak Anies sangat mencintai rakyatnya, maka jangan biarkan mantan narapidana memimpin DKI Jakarta," kata Ainun di halaman Balai Kota DKI Jakarta, Jakarta Pusat, Kamis (6/12).

Baca juga: Gerindra dan PKS Sibuk Lobi Cawagub makin tidak Jelas

Menurutnya, Jakarta butuh pemimpin yang adil dan bisa menjadi tauladan. Selain itu, sambung Ainun, seorang pemimpin seyogyanya memiliki track record yang baik. "Tidak punya pengalaman buruk sebagai pemakan uang rakyat," sebutnya.

Pihaknya akan terus mengawal hingga dipastikan M Taufik tidak menjadi Wakil Gubernur DKI Jakarta. Mereka mengaku tidak rela mantan koruptor menjadi salah satu pemimpin di DKI Jakarta. Ia menyebutkan, masih banyak orang-orang yang layak dan memiliki potensi dengan track record yang lebih baik guna mendampingi Anies Baswedan.

"Dengan hormat sabagai warga DKI Jakarta, kita minta pak Anies tidak ceroboh dalam menentukan pilihan. Mana mungkin seseorang yang sudah terlibat kasus, mantan narapidana ngotot ingin jadi wakil gubernur. Ada apa ini, apa yang mau dia cari?," terangnya.

Kedua partai, yakni Partai Keadilan Sejahtara (PKS) dan Gerindra pada Senin (5/11),  sepakat menyerahkan kursi Wagub DKI untuk kader PKS. Namun, masih ada tahap fit and proper test yang harus dilalui bakal calon Wagub DKI yang diusung PKS. Kedua partai akan membentuk sebuah tim untuk menjalankan uji kepatutan dan kelayakan tersebut.

Sejak beberapa waktu lalu, PKS memutuskan akan mengusulkan mantan Wakil Wali Kota Bekasi Ahmad Syaikhu dan Sekretaris DPW PKS DKI Jakarta Agung Yulianto dalam bursa bakal cawagub DKI. Namun, bagi Gerindra, namanya bisa saja berganti dengan sosok lain dari PKS. (OL-6)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Astri Novaria
Berita Lainnya