Jokowi: Pembangunan Trans Papua Tidak Boleh Berhenti

Rudy Polycarpus
05/12/2018 16:48
Jokowi: Pembangunan Trans Papua Tidak Boleh Berhenti
(ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)

PRESIDEN Joko Widodo kembali menyatakan tekad untuk membangun tanah Papua semakin membara. Pembangunan Trans Papua akan tetap dikerjakan meskipun terjadi penembakan terhadap pekerja PT Istaka Karya.

Kepala Negara menegaskan bahwa penembakan ini justru membuat pemerintah lebih bersemangat membangun infrastruktur di Papua.

"Ini malah membuat tekad kita membara untuk melanjutkan tugas besar kita membangun tanah Papua. Pembangunan Trans Papua sepanjang 4.600 kilometer tetap terus dijalankan diteruskan. Tidak akan berhenti," ujar Presiden saat memberikan pernyataan pers di Istana Merdeka, Rabu (5/12).

Baca juga: Presiden Perintahkan Polisi dan TNI Kejar Pelaku Penembakan Nduga

Ikut mendampingi Presiden, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Menteri Koordinator Bidang Politik Hukum dan Keamanan Wiranto, Kepala Polri Jenderal Tito Karnavian, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, dan Sekretaris Kabinet Pramono Anung.

Ia mengaku sudah memerintahkan Menteri Basuki pembangunan jalur Wamena-Mamugu tetap diteruskan. Menurut Jokowi, pembangunan di Papua penting demi mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

Sementara, Basuki menjelaskan panjang jalur Trans Papua secara keseluruhan 4.600 km yang terdiri atas jalan Trans-Papua 3.353 km dan jalan perbatasan 1.098 km. Sepanjang 2015-2019, sudah dibangun 945 km jalan baru Trans Papua dan 107 km jalan perbatasan.

Dari 4.600 kilometer itu, jalan yang belum berhasil ditembus hingga kini sepanjang 945 kilometer untuk Trans Papua dan 286 kilometer untuk jalan perbatasan.

Adapun untuk ruas Wamena-Wamugu, tempat peristiwa penembakan terjadi, memiliki panjang 278 kilometer. Di segmen lima ini, kata Basuki, akan dibangun pula 35 jembatan.

"Jalannya tembus sudah, tapi jembatannya yang sekarang dikerjakan," pungkasnya. (OL-6)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Astri Novaria
Berita Lainnya