Ngontel, Door to Door dan Tepis Hoaks

(AB/P-1)
02/12/2018 08:45
Ngontel, Door to Door dan Tepis Hoaks
(MI/Abdus Syukur)

RIBUAN Relawan Jokowi (Rejo) Pasuruan Raya bersepeda menyapa masyarakat berkeliling di sejumlah jalan di Kota Pasuruan, kemarin. Mereka menggelar aksi simpatik dan mengajak warga untuk menyambut pesta demokrasi dengan keceriaan tanpa permusuhan.

Para pesepeda ontel kumbang ini sengaja datang dari berbagai pelosok di Kota dan Kabupaten Pasuruan. Selama aksi ngontel kumbang itu, mereka juga menikmati dan selalu menebarkan senyum ke warga yang menyaksikan dari tepi jalan.

"Ini aksi simpatik dan sekaligus menandai keberadaan Relawan Jokowi di Pasuran, telah dilantik," ujar Ketua Rejo Kota Pasuruan Nurul Kadir.

Ketua Rejo Jatim Kelana Apriliyanto mengatakan, dengan menyaksikan antusiasme para relawan, pasangan Jokowi-Makruf Amin bisa meraih suara 70% dalam Pilpres 2019.

''Kepengurusan Rejo sudah terbentuk seluruhnya di 666 kecamatan di Jatim. Mereka sangat antusias dan terus bergerak door to door ke masyarakat. Saya yakin mereka bisa menangkal hoaks dan jelaskan kinerja serta keberhasilan Presiden Jokowi selama 5 tahun lalu sehingga raihan 70% suara bisa terwujud. Tangkal hoaks ini agar masyarakat yang terprovokasi bisa disadarkan, terutama tentang kinerja dan keberhasilan Presiden Jokowi,'' jelas Kelana.

Tak hanya di dalam negeri, Tim Kampanye Nasional Koalisi Indonesia Kerja (TKN-KIK) mengonsolidasikan pemenangan Joko Widodo-Ma'ruf Amin dengan relawan di Perth, Australia.

Pertemuan digelar Jumat malam, 31 November 2018 waktu setempat. "Acara dilakukan dalam bentuk dialog hangat dan santai di Mills Park Centre, Perth, dihadiri sekitar 150 WNI di Perth," ujar Bendahara TKN Sakti Trenggono.

Para relawan itu tergabung dalam Gerakan Wadyabala Jokowi (GWJ) dan Patriot Garuda Nusantara (PGN). Sakti menyebut acara diisi dengan berbincang santai mengenai program dan visi-misi petahana ke depan. Ada pembahasan intens terkait Jokowi App, yang baru diluncurkan TKN. Para diaspora terbantu aplikasi itu.

"Dialog santai juga diwarnai dengan banyaknya pertanyaan seputar antisipasi hoaks terhadap paslon 01, dan strategi pemenangan di luar negeri," sebut Sakti.

Selain Sakti, hadir Wakil Direktur Komunikasi Politik TKN Meutya Hafid, Direktur Penggalangan Pemilih Perempuan Ida Fauziyah, Wakil Direktur Millenial Kirana Larasati, dan perwakilan tim info publik Romanus Sumaryo.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Riky Wismiron
Berita Lainnya