Kemenangan Sunanto Bukti PP Pemuda Muhammadiyah Enggan Ditunggangi Politik

Akmal Fauzi
29/11/2018 13:10
Kemenangan Sunanto Bukti PP Pemuda Muhammadiyah Enggan Ditunggangi Politik
(Medcom.id/Ahmad Mustaqim)

SEKJEN Partasi Solidaritas Indonesia (PSI), Raja Juli Antoni menanggapi terpilihnya Sunanto menjadi Ketua Umum PP Pemuda Muhammadiyah, dalam muktamar ke-XVII, pada Rabu (28/11) malam.

Pria yang akrab disapa Cak Nanto itu memperoleh 590 suara, mengungguli Ahmad Fanani dengan 266 suara, Ahmad Labib 292 suara, Andi Fajar Asti 0 suara, Faisal 2 suara, dan Muhammad Sukron 2 suara.

"Sunanto (Cak Nanto) terpilih menjadi Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Muhammadiyah. Sebagai alumni, saya ucapkan selamat kepada Cak Nanto, semoga amanah," kata Antoni dalam keterangan tertulis, Kamis (29/11)

Mantan ketua umum Ikatan Pelajar Muhammadiyah (IPM) itu menilai, kemenangan Cak Nanto, merupakan kemenangan 'kubu kultural' di Muhammadiyah yang selama ini berusaha menjaga Muhammadiyah tetap berdiri pada khitahnya sebagai gerakan dakwah yang menjaga jarak dengan partai politik dan para kandidat yang bertarung di arena politik.

“Pernyataan Cak Nanto setelah terpilih menunjukkan bahwa ia seperti halnya Haedar Nashir, Ketum PP Muhammadiyah, yang menjaga Muhammadiyah dari intervensi kepentingan politik,” kata Antoni

Antoni juga menyoroti jebloknya suara kandidat lain, yakni Ahmad Fanani. Ahmad Fanani yang diusung mantan Ketua PP Pemuda Muhammadiyah Dahnil Ahzar Simanjuntak nyatanya tidak bisa meraih suara signifikan.

"Ini adalah hukuman bagi Dahnil Simanjuntak yang mengendarai Pemuda Muhammadiyah secara ugal-ugalan. Menyeret-nyeret Pemuda Muhammadiyah ke lingkaran politik praktis untuk kepentingan personal dirinya," ucapnya. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya