Sejumlah Negara Tukar Pengalaman Tangani Terorisme

(RO/P-2)
29/11/2018 10:45
Sejumlah Negara Tukar Pengalaman Tangani Terorisme
(DOK POLRI)

KAPOLRI Jenderal Tito Karnavian menghadiri Police Specialist Conference­ yang digelar Singapore Police Force (SPF) di Hotel Amara Tanjong Pagar, Singapura, dari 28 sampai 30 November 2018. Kapolri menyambut baik acara tersebut sebagai upaya bersama menanggulangi kejahatan terorisme. Bahkan, diusulkan dilakukan secara rutin sebagai sarana tukar informasi dan pengalaman.

“Khususnya, dalam hal penanggulangan terorisme,” kata Tito melalui keterangan tertulis yang diterima, kemarin.

“Terorisme salah satu bentuk kejahatan transnasional sehingga perlu adanya kerja sama internasional dalam penanggulangan terorisme harus terus ditingkatkan. “Oleh karena itu, penanggulangannya memerlukan kerja sama yang baik dari seluruh aparat keamanan lintas negara,” tambah Tito.

Selain itu, Tito juga akan melakukan pertemuan bilateral dengan Mr Amrin Amin selaku Senior Parliamentary Secretary, Ministry of Home Affairs and Ministry of Health untuk memperkuat kerja sama yang telah terbangun antara Polri dan SPF.

“Mempertimbangkan pengalaman dan keberhasilan Polri dalam penanggulangan terorisme, Mr Amrin menekankan perlunya SPF untuk belajar kepada Polri dalam pencegahan dan penanganan terorisme,” jelasnya.

Sementara itu, Mr Amrin menjelaskan undangan kepada Kapolri merupakan bentuk apresiasi dan penghargaan atas keberhasilan dan peran penting Polri dalam pemberantasan­ terorisme global.

Menurut dia, kegiatan kali ini memiliki makna penting untuk peningkatan kemampuan bagi personel yang terlibat dalam penanganan kasus spesifik, seperti terorisme, narkoba, dan human trafficking.

“Maka, pentingnya sinergi dan kerja sama police to police agar dapat mengatasi kejahatan yang melibatkan beberapa negara,” kata Amrin.

Konferensi dihadiri sekitar 100 praktisi dan akademisi kepolisi­an terkemuka dari berbagai negara untuk mendiskusikan sejumlah informasi terkait dengan pemberantasan­ terorisme, upaya mewujudkan keamanan publik, serta peningkatan kapasitas institusi dan personel kepolisian.

Konferensi juga dihadiri perwakilan pasukan khusus berbagai negara yang terlibat dalam penanganan terorisme, antara lain Fe­deral Police Bundespolizei, Australian Federal Police, Antwerp Police Department, Royal Brunei Police Force, juga Royal Canada Mounted Police Attache, Hong Kong Police Force, Alameda County Sheriff’s Office USA, Interpol, Europol, dan Densus 88 Antiteror Polri.

Kapolri dalam kesempatan itu didampingi Wakadensus 88 Antiteror Brigjen Martinus Hukom dan Karomisinter Divhubinter Brigjen Krishna Murti.



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Riky Wismiron
Berita Lainnya