Ketua MPR Setuju PMP Dihadirkan Kembali

Putri Rosmalia Octaviyani
27/11/2018 17:07
Ketua MPR Setuju PMP Dihadirkan Kembali
(ANTARA)

KETUA Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Zulkifli Hasan setuju untuk kembali menghadirkan mata pelajaran Pendidikan Moral Pancasila (PMP). Hal itu dianggap sebagai usul positif untuk kembali menghidupkan nilai-nilai Pancasila sejak dini di tengah masyarakat.

"Saya setuju. Metodenya yang harus disesuaikan dengan sekarang," ujar Zulkifli, di gedung DPR, Jakarta, Selasa, (27/11).

Baca juga: Segarkan Kembali Siswa , PMP Akan Dihidupkan Lagi

Menurutnya, saat ini banyak anak muda yang sudah tidak menghayati nilai-nilai Pancasila. Padahal, saat orde baru, Pancasila menjadi salah satu hal yang sangat kuat ditanamkan lewat mata pelajaran PMP. "Bahkan mulai dari paling dasar, SMP, SMA, itu harus. Itu kan sepanjang zaman. Jangan kalau ganti pemerintahan lalu hilang," ujar Zulkifli.

Meski begitu, untuk bisa mewujudkan itu, masih perlu pendalaman dalam teknis pemberian materi. Saat ini cara pemberian dan penyampaian tidak bisa lagi bermodel doktrin seperti masa orde baru. "Anak-anak muda sekarang harus disesuaikan perkembangan zaman. Maka harus ada kajian, duduk bersama, metode yang tepat itu seperti apa. Itu metodenya, kalau isinya sama," ujar Zulkifli.

Untuk diketahui, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) mengusulkan akan kembali memasukan mata pelajaran PMP. untuk menguatkan nilai-nilai Pancasila sejak dini di lingkungan sekolah. PMP merupakan mata pelajaran yang diajarkan di sekolah sejak tahun 1975. PMP ketika itu menggantikan mata pelajaran pendidikan kewarganegaraan yang telah masuk dalam kurikulum sekolah di Indonesia sejak tahun 1968.

Namun, mata pelajaran PMP diubah lagi pada tahun 1994 menjadi Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKn) dan pada masa reformasi PPKn diubah menjadi PKn dengan menghilangkan kata Pancasila yang dianggap sebagai produk Orde Baru.

PMP berisi materi Pancasila sebagaimana diuraikan dalam Pedoman Penghayatan dan Pengalaman Pancasila atau dikenal juga dengan sebutan P4. (OL-6)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Astri Novaria
Berita Lainnya