Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto meminta kepada seluruh aparat keamanan untuk menindak tegas siapa pun yang terbukti melakukan perbuatan radikal.
Diharapkan, keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia tidak dirusak dengan pelbagai insiden tersebut.
"Tindak tegas siapapun yang nyata-nyata melakukan tindakan-tindakan radikal yang mengganggu keamanan, mengganggu ketertiban, dan mengganggu kerukunan kita sebagai bangsa," ujar Wiranto kepada wartawan seusai membuka Rapat Pimpinan Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), di Jakarta, Senin (26/11).
Menurut dia, ada harga yang harus dibayar apabila terjadi sesuatu kekacauan. Ia pun tidak menghendaki timbulnya aksi radikal. Oleh karena itu, sambung dia, aparat keamanan memiliki peran besar untuk mencegah pelanggaran hukum tersebut.
"Jadi kalau ada langkah-langkah aparat kemanan yang keras, yang tegas, itu bukan karena kita kejam. Tapi itu untuk menjaga betul warisan dari para pendahulu kita berupa negeri yang aman, damai, dan bersatu," katanya.
Wiranto mengemukakan, memanasnya suhu politik jelang pesta demokrasi merupakan hal yang wajar. Ia pun mengimbau agar masyarakat tetap tenang, damai, dan rukun ketika menyikapi realitas itu.
Kesadaran dan kearifan masyarakat, termasuk semua komponen bangsa sangat diperlukan agar tidak semakin membuat kisruh negeri.
"Seperti, misalnya, ada berita soal beberapa masjid yang terpapar dengan konsep radikalisme, ya kita tinggal jaga saja. Kalau ada kegiatan-kegiatan yang kira-kira menjurus ke radikalisme lapor saja polisi. Ada aturan mainnya, ada undang-undangnya, ada hukumnya."
Ia menegaskan, demokrasi memang menjamin kebebasan kepada masyarakat untuk menyuarakan pendapatnya. Namun, harus dipahami bahwa kebebasan yang diberikan dan diatur UU itu tidak boleh ditabrak dan dilanggar. Kebebasan yang diberikan juga jangan sampai menggangu kebebasan orang lain. (OL-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved