Perbatasan di Babel Paling Rawan Terjadinya Pelanggaran Pemilu

Rendy Ferdiansyah
25/11/2018 15:02
Perbatasan di Babel Paling Rawan Terjadinya Pelanggaran Pemilu
(Ilustrasi)

BADAN Pengawas Pemilu (Bawaslu) Provinsi bangka menyebutkan daerah perbatasan antar kabupaten/Kota Provinsi Bangka Belitung (Babel) merupakan daerah paling rawan terjadinya potensi pelanggaran pemilu. Sehingga diperlukan langkah-langkah antisipasi.

"Kita melakukan jelajah pengawasan dan identifikasi kerawanan agar pada saat pemilu kita dapat mengantisipasi terjadinya pelanggaran di daerah masing-masing. Salah satunya fokusnya di Kecamatan Pemali," ujar Divisi Pengawasan Hubungan Masyarakat dan Hubungan  AntarLembaga Hubungan Masyarakat dan Hubungan AntarLembaga Bawaslu Babel Andi Budi Yulianto. Minggu (25/11).

Baca juga: 5 Wilayah yang Dianggap Paling Rawan saat Pemilu

Pihaknya memiliki beberapa indikator untuk menilai suatu daerah rawan terjadi pelanggaran pemilu. Dia mencontohkan kondisi kerawanan bisa terjadi di tempat pemungutan suara (TPS) yang dinilai rawan, politik uang, masalah daftar pemilih dan keterlibatan tokoh-tokoh  masyarakat dalam pemilu.

"Dari indikator-indikator itu, salah satunya yang menjadi fokus kita adalah terkait dengan mata pilih (pemilih) yang ada di perbatasan, seperti daerah perbatasan antara Kota Pangkalpinang dan Kabupaten Bangka (Pangkalpinang dan Kace Timur)," ujarnya.

Selain itu, dia mengatakan, fokus Bawaslu juga terarah ke daerah maupun wilayah yang mempunyai jumlah calon legislatif (Caleg) terbanyak. Kemungkinan, lanjut dia, bisa terjadi persaingan yang kurang fair.

Untuk itu, Andi berharap jajaran pengawas pemilu hingga ke desa-desa dapat melakukan tugas dan fungsi yang baik dalam proses pengawasan pemilu kedepan. "Jajaran pengawas sampai ke tingkat desa dan paling bawah harus sigap tentang hal itu. Semoga kedepannya nanti, pelanggaran-pelanggaran yang dapat merusak jalannya pesta demokrasi ini tidak terjadi," tegasnya. (OL-6)

 

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Astri Novaria
Berita Lainnya