Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
CALON presiden petahana, Joko Widodo disambut ribuan pendukungnya saat akan mengukuhkan pengurus Tim Kampanye Daerah (TKD) Koalisi Indonesia Kerja Sumatera Selatan, di The Sultan Conventional Center, Palembang.
Suasana semakin meriah ketika lagu kampanye Jokowi-Amin yang diadaptasi dari lagu "Goyang Dua Jari" terus menggema mengiringi kedatangan Jokowi. Beberapa dari mereka yang juga calon legislatif partai koalisi dan relawan berjoget bersama.
"Saya akan mencoba merangkum kekuatan sampai ke kecamatan, ranting saya akan segera melantik TKD kabupaten/kota," katanya.
Jokowi dalam sambutannya mengatakan, lanskap ekonomi, politik, sosial, budaya global sudah berubah. "Dengan adanya media sosial, keterbukaan bukan hanya lanskap politik global yang berubah tapi juga nasional, daerah juga berubah," katanya.
Ia meminta kepada para pendukungnya selalu mewaspadai perubahan konstelasi politik dan ekonomi global yang berubah dan berpengaruh pada lanskap di tingkat nasional dan daerah. "Di Amerika Serikat, Hillary Clinton dengan Donald Trump, semua survei Hillary menang, kejadiannya Trump menang," katanya.
Ada lanskap ekonomi dan politik global yang berubah dalam hal ini yang harus diwaspadai dan kemungkinan hal itu akan berpengaruh pada lanskap politik di tingkat nasional dan daerah.
"Perubahan ini baik di tingkat nasional atau daerah mulai diwaspadai tidak bisa lagi hanya pasang baliho, tidak bisa lagi, ini mempengaruhi hanya sangat kecil sekali persentase. Ada isu sedikit saja masyarakat guncang, sekarang gampang tidak ada satu detik nyebar," katanya.
Oleh sebab itu, ia meminta agar para pendukungnya untuk tetap optimistis dan bekerja meyakinkan masyarakat dari pintu ke pintu untuk menjelaskan prestasi dan pencapaian Jokowi selama ini.
Ia juga meminta agar salam satu jempol mulai disosialisasikan di Sumatera Selatan, yang menurut survei terakhir angka pemilih Jokowi di provinsi itu baru berkisar 37%. Ditargetkan pada akhir Desember 2018, angka itu bisa naik sampai di atas 50%.
Menurut dia, penyebab salah satu masih kecilnya suara pemilihnya di Sumatera Selatan, lantaran harga CPO dan karet yang jatuh dalam beberapa waktu terakhir padahal lantaran tekanan pasar dunia yang tidak terelakkan. (Ant/OL-6)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved