Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DPR fokus menyelesaikan empat Rancangan Undang-Undang (RUU) dalam Masa Persidangan II Tahun Sidang 2018-2019 karena sudah lebih dari 10 kali masa persidangan belum selesai.
“Di masa sidang ini, ada 32 RUU masih dalam tahap pembicaraan tingkat I, ada 4 RUU yang pembahasannya sudah melebihi 10 kali masa persidangan dan diharapkan dapat segera diselesaikan pada masa persidangan ini,” kata Ketua DPR Bambang Soesatyo dalam Rapat Paripurna DPR, kemarin.
Keempat RUU tersebut ialah RUU tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), RUU tentang Larangan Minuman Beralkohol, RUU tentang Wawasan Nusantara, dan RUU tentang Kewirausahaan Nasional. Menurutnya, khusus tiga RUU, yaitu RUU tentang Larangan Minuman Beralkohol, RUU tentang Wawasan Nusantara, dan RUU tentang Kewirausahaan Nasional, pimpinan DPR telah mengundang pemerintah dan Pimpinan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) terkait rapat konsultasi.
Dalam kesempatan itu, Bamsoet menyebut hingga kemarin pihaknya belum menerima nama pengganti Wakil Ketua DPR Taufik Kurniawan. Padahal, Fraksi PAN sebelumnya telah mencopot Taufik sebagai pimpinan DPR.
Sebelumnya, PAN sudah mencopot Taufik sebagai pimpinan DPR bidang ekonomi dan keuangan. Dua nama yang diisukan menggantikan Taufik ialah Wakil Ketua Komisi I DPR Hanafi Rais dan Wakil Ketua Komisi III Mulfachri Harahap.
Kagumi NasDem
Pada kesempatan yang berbeda Bamsoet juga berbicara soal pencapaian empat tahun Fraksi NasDem di DPR. Menurutnya, sepak terjang NasDem dinilai tidak kalah hebat dengan fraksi-fraksi lain yang lebih dahulu menghuni DPR.
“Usia boleh muda, tetapi kualitas dapat diandalkan. Bahkan dalam beberapa hal anggota Fraksi Partai NasDem DPR terlihat lebih menonjol dan lebih berbobot,” ujar Bamsoet.
Politikus Partai Golkar ini memandang keunggulan anggota Fraksi Partai NasDem DPR tidak terlepas dari bimbingan dan arahan sang Ketua Umum DPP Partai NasDem Surya Paloh. “Jangankan kepada kader-kader Partai NasDem, kepada saya sebagai yunior dan orang yang pernah dibesarkannya, Surya Paloh selalu memberikan nasihat dan masukan mengenai berbagai masalah kepemimpinan dan kebangsaan.”
“Bang Surya Paloh juga menginisiasi Akademi Bela Negara Partai NasDem. Akademi yang mendidik mahasiswanya dengan ilmu bela negara, patriotisme, nasionalisme, dan kepartaian ini patut ditiru dan terus dikembangkan. Pendidikan ialah garda terdepan mencerdaskan bangsa dan membentuk budi pekerti luhur,” Bamsoet berpendapat.
Mantan Ketua Komisi III DPR ini menilai dalam perjalanannya selama empat tahun banyak pengalaman dan pelajaran yang diterima oleh Fraksi Partai NasDem di DPR dalam menjalankan tugas kedewanan dan dalam mengawal pemerintahan Jokowi-JK.
Ke depan banyak tugas kedewanan dan kebangsaan yang perlu mendapat perhatian bersama. Kritik masyarakat kepada DPR harus dijawab dengan kinerja. (Dro/P-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved