Kader NasDem Wajib Menjaga Pancasila

Putra Ananda
21/11/2018 08:10
Kader NasDem Wajib Menjaga Pancasila
HUT FRAKSI NASDEM: (Dari kiri) Ketua DPP NasDem Bidang Kesehatan Perempuan dan Anak Amelia Anggraini, Anggota Komisi III DPR dari Fraksi Partai NasDem Ahmad Syahroni, Ketua Fraksi NasDem Ahmad Ali, Wakil Sekretaris Supiadin Aries, dan Ketua DPP Bidang Indu(DOK FRAKSI NASDEM)

KETUA Umum Partai NasDem Surya Paloh mengingatkan kepada seluruh anggota legislatif NasDem hasil Pemilu 2014 agar terus menggelorakan semangat perubahan melalui gerakan restorasi Indonesia. "Tema besar perjuangan kita ialah gerakan perubahan untuk restorasi Indonesia. Saya pikir kita semua punya pemahaman yang sama. Tema ini harus kita perjuangkan sungguh-sungguh," kata Surya pada pembukaan rapat koordinasi nasional F-NasDem di Hotel Mercure, Ancol, Jakarta, kemarin.

Rapat tersebut diikuti 1.422 anggota legislatif NasDem yang terdiri atas anggota DPR RI, DPRD provinsi, dan DPRD kabupaten/kota se-Indonesia. Kegiatan itu juga dalam rangka memperingati HUT ke-4 Fraksi NasDem.

Menurut Surya, tanpa terasa Fraksi NasDem telah berusia 4 tahun dengan sejumlah hasil karya anggota di DPR. "Memang belum tergambarkan secara kuat dari 1.422 anggota fraksi. Ini usia yang cukup muda belia, tentu perlu upaya dan perjuangan yang lebih keras lagi," pintanya.

Lebih lanjut, ia mengatakan ideologi Pancasila ialah alat pemersatu perbedaan suku, agama, ras, dan antargolongan (SARA). Untuk itu, kata Surya, NasDem tidak hanya berusaha untuk memenangi pemilu serentak atau menjadi tiga besar, tetapi juga harus menyadari akan adanya ancaman perpecahan.

"Hari ini saya galau, saya resah, gelisah, memikirkan eksistensi perjalanan kehidupan bangsa ketika saya menyadari sebuah ancaman besar bahwa NKRI dalam ancaman perpecahan. Kita tidak bisa lagi taken for granted," tegasnya.

Surya mengungkapkan bahwa belakangan ini kita semakin sulit membedakan siapa kawan dan lawan. Oleh karena itu, NasDem perlu memahami dan camkan secara sungguh kehadiran sebagai partai kader. "Enggak ada gunanya kalau kita maju, tapi kehilangan Indonesia Raya."

"Kita harus mengembalikan komitmen, perjuangkan terus-menerus, agar Pancasila dapat berdiri kukuh dan teguh sebagai ideologi," tambahnya.

Ajang refleksi

Peringatan HUT ke-4 F-NasDem menjadi ajang untuk merefleksikan kembali perjalanan 4 tahun berkiprah di parlemen. Ketua F-NasDem DPR Ahmad M Ali (Mat Ali) menegaskan HUT fraksi dapat dijadikan momentum untuk memaksimalkan upaya guna meraih kemenangan di pemilu tahun depan.

"Kami merasa bagaimana sulitnya mewujudkan gagasan besar Partai NasDem yang sulit diimplementasikan di parlemen apabila jumlah kita masih kalah dengan yang lain," katanya.

Menurutnya, kegiatan kali ini juga sebagai ajang konsolidasi dalam meraih target politik NasDem pada 2019, melalui pembahasan strategi dan kolaborasi menghadapi pemilu serentak.

Ketua Panitia Pelaksana HUT ke-4 F-NasDem Amelia Anggraini menambahkan kegiatan itu sebagai rasa syukur atas keberadaan dan kiprah fraksi yang selama ini konsisten berpihak pada rakyat. "Ultah fraksi keempat ini memang beda," kata Amel yang juga anggota Komisi IX DPR.

Amel menambahkan, fraksi sebagai representasi partai, mulai DPP hingga cabang, bahkan ranting, punya kewajiban moral dan struktural bagaimana merespons sistem pemilu serentak. Semua harus berjuang meraih target partai dari 36 kursi menjadi 100 kursi DPR.

Target tersebut, menurutnya, supaya NasDem semakin dapat berbuat banyak untuk kepentingan negara dan masyarakat.

"Ayo kita semua melangkah untuk menggapai cita-cita luar biasa itu dengan aksi politik yang penuh nilai. Bukan menghalalkan segala cara yang akhirnya bisa menjadi bumerang," pintanya.

Dia mengingatkan bahwa NasDem harus tampil dengan karakter yang berbeda dengan parpol yang lain. (P-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Kardashian
Berita Lainnya