Gerindra Pahami Kekhawatiran Demokrat

Thomas Harming Suwarta
15/11/2018 20:05
Gerindra Pahami Kekhawatiran Demokrat
(Ist)

PERNYATAAN kader Demokrat yang menuding calon wakil presiden nomor urut 02, Sandiaga Uno, mengingkari janjinya untuk turun berkeliling bersama Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) ditanggapi santai kader Gerindra. Selain tidak ingin mencampuri terlalu jauh urusan komunikasi antara Sandi dan AHY, Gerindra merasa ikut memahami kekhawatiran partai Demokrat dalam perolehan suara Pileg mendatang.

"Kami tidak ingin mengomentari terlalu jauh soal itu. Tapi intinya kami cukup memahami bagaimana posisi partai Demokrat seperti juga partai-partai lain. Saya rasa yang tengah berjuang mengamankan suara partai apalagi dengan ambang batas parlemen yang sekarang cukup tinggi," kata politikus Gerindra Agnes Marcellina di Jakarta, Kamis (15/11).

Baca juga: Gerindra: Kita Harus Cari Jalan Keluar Kegalauan Partai Demokrat

Menurut dia, pernyataan politikus Demokrat soal Sandi merupakan persoalan miskomunikasi semata. Dia menganggap, baik Sandi maupun AHY adalah dua orang muda yang cerdas, sama-sama memiliki karakter kepemimpinan yang kuat sehingga pasti akan mampu berjalan bersama-sama.

"Dua-duanya well educated, jadi saya rasa mereka bisa atasi soal ini jika memang benar ada kesepakatan seperti disampaikan rekan dari demokrat itu. Kita sabar saja," ucap Agnes.

Bahwa saat ini Partai Demokrat masih fokus mengamankan suara partai ketimbang mengampanyekan Prabowo-Sandi, kata dia, masih bisa dimaklumi.

"Ya kita maklumi saja dulu. Partai demokrat mungkin takut suaranya jeblok tapi saya yakin mereka akan tetap berjuang penuh untuk kemenangan Pak Prabowo," pungkas Agnes. (OL-6)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Astri Novaria
Berita Lainnya