Di Tahun Politik, Kaum Minoritas Rentan Jadi Alat Propaganda

Putri Rosmalia Octaviyani
15/11/2018 19:01
Di Tahun Politik, Kaum Minoritas Rentan Jadi Alat Propaganda
(MI/ADAM DWI)

KAUM minoritas menjadi kelompok yang rentan mengalami kekerasan, baik fisik maupun psikis, khususnya di tahun politik. Mereka rentan dijadikan alat propaganda oknum tertentu untuk meraup suara di pemilu.

"Kaum minoritas rentan jadi korban di tahun politik yang segala sesuatunya kerap dipolitisasi oleh pihak tidak tanggung jawab," ujar Staf Advokasi Serikat Jurnalis Untuk Keberagaman (SEJUK), Rifah Zainani, dalam workshop Jurnalisme Keberagaman di Tahun Politik, di Hotel Oria, Jakarta, Kamis, (15/11).

Ia menambahkan, kaum Lesbian Gay Biseksual dan Transgender (LGBT) menjadi salah satu yang tak jarang dipolitisasi guna meraup simpati rakyat untuk Pemilu. Akhirnya, mereka kerap semakin terpojok dan terdiskriminasi.

Baca juga: Pengamat: Gimmick Politik Tak Efektif Tarik Suara Publik

"Media penting untuk memberi ruang nagi mereka yang tidak bisa bersuara. Media harus bisa mengadvokasi peran minoritas yang terpinggirkan," papar Rifah.

Aktivis keberagaman dan ahli komunikasi UI, Dina Listiorini, mengatakan perubahan pola pikir dan pandangan masyarakat terhadap kaum minoritas harus diubah secara komprehensif.

"Framing dan diksi di media yang sering dipilih untuk memberitakan minoritas seperti LGBT masih cenderung diskriminatif. Harus ada sudut pandang yang tidak diskriminatif dan pemilihan narasumber yang beragam," pungkasnya. (OL-6)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Astri Novaria
Berita Lainnya