Pemuda Harus Piawai Melihat Perubahan

Tosiani
15/11/2018 08:45
Pemuda Harus Piawai Melihat Perubahan
(MI/Tosiani)

PAKAR teknologi informasi, Tyofan Ari Widagdo, berharap generasi muda piawai memanfaatkan momentum revolusi industri tahap III ke tahap IV. Pasalnya, akan banyak profesi lama yang hilang dan muncul profesi baru.

“Sekarang proses revolusi industri bergerak sangat cepat. Saya harap anak-anak muda memanfaatkan momentum itu. Anak muda mendatang harus bisa melihat celah tersebut,” ujar Tyofan pada diskusi paralel Festival HAM 2018 bertema Ketenagakerjaan dan anak muda, di Wonosobo, Jawa Tengah,  kemarin.

Ia menyarankan anak-anak muda harus mulai melihat celah momentum itu dari sekarang selagi Indonesia belum memasuki revolusi industri tahap IV. Indonesia diperkirakan akan memasuki revolusi industri tahap IV mulai 2030 mendatang. “Apa yang akan terjadi pada era ini, akan ada beberapa pekerjaan yang hilang­ dan beberapa mata pekerjaan baru akan bermunculan,” paparnya.

Dia mencontohkan profesi social media manager, buzer, dan selebgram yang zaman dulu tidak ada, sekarang bermunculan. Di masa mendatang juga akan ada pekerjaan yang hilang dan pekerjaan baru yang muncul. Umpamanya pegawai bank dan customer service juga terancam akan punah. “Sekarang banyak bank besar menekan jumlah pegawainya dan digantikan artificial inteligent, seperti BCA punya fira sebagai produk kecerdasan buatan.”

Tyofan yang juga pencipta sekaligus pemilik aplikasi bahaso sudah merasakan pemanfaatan momentum perubahan revo-lusi industri sebelumnya.

Aplikasi bahaso merupakan hasil skripsinya pada 2015 dan saat ini diikuti 450 ribu orang dari berbagai negara yang belajar berbagai bahasa, seperti Inggris, Mandarin, dan Jepang. “Bahkan Presiden Jokowi juga sudah menggaungkan revolusi industri. Kampus-kampus didorong untuk mengembangkan basis revolusi industri,” katanya.

Perihal revolusi industri, imbuhnya, terjadi dalam bebe-rapa tahap. Tahap pertama ditandai dengan penemuan mesin uap. Ketika itu, produksi makanan yang semula dikerjakan manual beralih ke mesin yang digerakkan dengan tenaga uap sehingga produksi menjadi lebih cepat.

Revolusi industri tahap kedua ditandai dengan pene­muan listrik. Era itu membuat produksi lebih banyak lagi dan lebih cepat. Tenaga manusia digantikan oleh mesin-mesin industri. Bahkan, sampai sekarang pabrik-pabrik di Cikarang melakukan produksi massal dengan mesin bertenaga listrik. Revolusi industri ketiga terjadi ketika ditemukan komputer dan internet. Pada titik ini transformasi industri berlangsung begitu cepat.

Banyak orang sudah menggunakan smatrphone. Indonesia sudah melewati tahap ini dan tengah bertransformasi ke revolusi industri tahap IV, yakni era quantum computing atau era kecerdasan buatan. (P-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Riky Wismiron
Berita Lainnya