Lucas Bantah Bantu Eddy Sindoro Kabur

Thomas Harming Suwarta
14/11/2018 17:07
Lucas Bantah Bantu Eddy Sindoro Kabur
( ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto)

LUCAS, terdakwa kasus penghalangan penyidikan KPK karena membantu Eddy Sindoro untuk menghindari proses hukum di KPK mengajukan nota keberatan (eksepsi) dalam sidang lanjutan di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (14/11).

Adapun, Eddy Sindoro merupakan eks Presiden Komisaris Lippo Group yang berstatus tersangka kasus dugaan suap sejak tahun 2016. Melalui nota keberatan sebanyak 4 halaman tersebut, Lucas membantah menjadi pengacara Eddy Sindoro apalagi membantunya melarikan diri ke luar negeri.

"Saya tidak pernah menjadi kuasa ataupun penasihat hukum Eddy Sindoro apalagi sampai membantunya melarikan diri. Hal senada sudah disampaikan oleh Eddy Sindoro, namun penyidik menutup mata terhadap fakta tersebut," kata Lucas saat membacakan nota keberatan (eksepsi) atas dakwaan JPU KPK di Pengadilan Tipikor Jakarta, Rabu (14/11).

Baca juga: Ajukan Eksepsi, Lucas Sebut Penyidik KPK Khilaf

Lucas dalam kasus ini didakwa menghalangi penyidikan KPK dengan menyarankan agar Eddy Sindoro tidak kembali ke Indonesia serta mengupayakan Eddy Sindoro masuk dan keluar wilayah Indonesia tanpa pemeriksaan imigrasi untuk menghindari pemeriksaan atau tindakan hukum lainnya terhadap Eddy Sindoro oleh penyidik KPK.

Lucas menganggap apa yang ia alami saat ini adalah ekeliruan yang dilakukan oleh KPK. Bahkan Ia semakin percaya adanya kekhilafan penyidik dalam perkara ini, sebab Eddy Sindoro tidak dicekal dan tidak dalam status red notice pada tanggal 29 Agustus 2018.

"Lalu kenapa harus saya yang bertanggung jawab atas masuk dan keluarnya Eddy Sindoro dari Indonesia? Sungguh janggal," ujarnya.

Ia tambahkan juga bahwa setelah menyerahkan diri ke KPK, Edy sendiri menyatakan kepada penyidik KPK bahwa Lucas tidak terlibat dengan keberadaannya di luar negeri.

"Eddy Sindoro juga telah menerangkan kepada penyidik bahwa saya sama sekali tidak terlibat dengan keberadaannya di luar negeri dan yang membantunya sejak April 2016 sampai dengan menyerahkan diri adalah Jimmy alias Lie," ujar Lucas. (OL-6)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Astri Novaria
Berita Lainnya