Kubu Agung Kuasai Ruang Fraksi Golkar

Nur/X-7
31/3/2015 00:00
Kubu Agung Kuasai Ruang Fraksi Golkar
Sekretaris Fraksi Partai Golkar kubu Agung Laksono, Fayakhun Andriadi, memasuki ruang fraksi partai tersebut di lantai 12 Gedung Nusantara I.(MI/M IRFAN)

KUBU Agung Laksono sempat menduduki ruang Fraksi Partai Golkar di DPR, kemarin. Mereka berhasil memasuki ruangan setelah lebih dari 30 menit mendobrak pintu.

Sebelumnya, pada pukul 16.00 WIB, ruangan Fraksi Golkar di lantai 12 Gedung Nusantara I DPR terbelah menjadi dua kubu.

Kubu Aburizal Bakrie alias Ical berada di dalam ruangan, sedangkan kubu Agung di lobi fraksi.

Kubu Agung yang mencoba memasuki ruangan antara lain Fayakhun Andriadi, Airlangga Hartarto, Bowo Sidik Pangarso, Dave Laksono, Melchias Marcus Mekeng, Eni Maulani Saragih, Azhar Ramli, Sarmuji, dan Waketum DPP Golkar Yorrys Raweyai.

Pengamanan di lantai 12 cukup ketat saat kubu Agung datang.

Pengamanan dalam (pamdal) yang menjaga dua pintu masuk ruang fraksi tidak memperkenankan kubu Agung masuk.

"Pamdal sudah menjadi pengawal pribadi, individual, apa gimana?" seru Sekretaris Fraksi versi Agung Fayakhun Andriadi di depan pintu masuk ruangan.

Sekitar pukul 16.20, tujuh polisi berjaga di luar ruang fraksi. Tak lama, 12 personel masuk memenuhi ruang lobi.

Kubu Agung merasa tidak nyaman.

Mereka pun meminta polisi meninggalkan ruangan.

"Saya minta polisi turun," tegas anggota Fraksi Golkar Bowo Sidik Pangarso. Tak lama, sebagian polisi pun turun dan menyisakan tiga petugas berjaga mengamankan keadaan.

Pada pukul 16.50, kubu Agung berhasil membuka pintu pertama ruang fraksi dengan bantuan tukang kunci.

Pintu pun terbuka dan kubu Agung berhasil memasuki ruang rapat fraksi.

Di dalam ruangan, Fayakhun mengatakan pihaknya sudah tiga kali dialog dengan kubu Ical melalui Ade Komarudin dan Bambang Soesatyo. Namun, upaya pertama dan kedua tidak membuahkan hasil.

"Ini yang ketiga dialog dengan Ade dan Bamsoet," ujarnya.

Ia menekankan pihaknya sah secara hukum sesuai surat keputusan menteri hukum dan HAM.

Yorrys menyayangkan upaya pengambilalihan itu.

"Ini beban psikologis terhadap saya karena kita (kubu Agung) melawan kader sendiri. Sedihlah, sampai hal seperti ini terjadi. Kenapa mesti ribut?" ucap dia dalam Primetime News Metro TV tadi malam.

Mediasi kedua kubu pun kemudian dilakukan.

Hasilnya, kedua kubu sepakat ruangan fraksi dikosongkan menunggu hasil rapat paripurna, Kamis (2/4).



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Admin
Berita Lainnya